Sandiaga Uno menyetujui kartu vaksinasi sebagai izin kesehatan untuk memasuki pariwisata

TEMPO.CODan JakartaMenteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Ono Hal itu mendukung rencana pemerintah untuk meminta kartu vaksinasi Covid-19 yang terintegrasi dengan aplikasi PeduliLindungi untuk masuk ke berbagai destinasi wisata atau pusat ekonomi kreatif. Ia melihat hal itu bisa menjadi standar bagi masyarakat dalam melakukan aktivitas.

“Ini (sertifikat vaksinasi) dapat menjadi solusi bagi pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif untuk bertahan dari pandemi dan masyarakat dapat menikmati liburan dengan aman,” kata Sandiaga dalam konferensi pers mingguan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Senin, Agustus. 23.

Pemerintah berencana mewajibkan sertifikat vaksinasi di sektor pariwisata. Selama ini, kartu vaksin hanya diperlukan untuk masuk ke tempat-tempat umum seperti pusat perbelanjaan.

Sandiaja mengatakan, pemerintah telah memastikan ketersediaan vaksin bagi seluruh masyarakat Indonesia. Namun, peluncurannya dilakukan secara bertahap.

Meski vaksinasi hingga 70-75 persen untuk mencapai herd immunity, Sandiaga menegaskan, penerapan protokol kesehatan yang ketat di setiap destinasi dan pusat ekonomi kreatif akan tetap penting. Kementerian terus memperluas sertifikasi “Indonesia Peduli” berdasarkan Hygiene, Health, Safety and Environmental Sustainability, atau CHSE.

Sandiaga Ono Ia juga mengatakan, jika tren Covid-19 menurun di daerah-daerah tertentu dan situasi wabah benar-benar terkendali, kemungkinan besar destinasi wisata dan pusat kreatif akan dibuka kembali secara bertahap. Dia menyimpulkan dengan mengatakan, “Kami akan memantau dan mengevaluasinya nanti.”

sedang membaca: Sandiaga Ono: Review Amdal Taman Komodo akan diserahkan ke UNESCO pada September

diantara

READ  AC Milan dan Inter kembali: 'bukan lagi pelatih dan investasi yang salah'

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *