Pangeran Ernst August von Hannover dijatuhi hukuman percobaan SEKARANG

Pangeran Jerman Ernst August von Hannover menerima hukuman percobaan sepuluh bulan dari pengadilan Austria. Pangeran berusia 67 tahun itu diadili, antara lain, karena menyerang dan mengancam petugas polisi.

Selain itu, dia tidak diizinkan tinggal di Almtal Austria selama tiga tahun ke depan. Pangeran menjawab bahwa dia menganggap hukuman ini tidak masuk akal karena dia telah tinggal di wilayah ini selama lima puluh tahun, tulisnya Kaca.

Prosesnya berkisar pada serangkaian insiden pada musim panas 2020. Ernst August ditangkap pada Juli setelah berselisih dengan polisi Austria di rumahnya di Grünau im Almtal.

Dia dikatakan diancam dengan pisau selama penangkapan dan kemudian dibawa ke rumah sakit jiwa. Seminggu kemudian, dia mengendarai tongkat baseball ke kantor polisi untuk memohon kepada petugas yang menangkapnya.

Ernst August mengaku tidak bersalah di pengadilan, tetapi meminta maaf di awal persidangan. “Saya bertanggung jawab. Saya menyesali apa yang terjadi dan saya siap membayar kerusakan,” katanya menurut media Jerman.

Pangeran mengencingi paviliun Turki

Ernst August, kepala mantan keluarga kerajaan Hanover dan suami dari Putri Caroline dari Monako, terkenal karena julukan yang menyanjung seperti “Prügel-Agustus” dan “Prügelprinz” (Pangeran dengan tangan longgar) dan “Prinz Pipi” (‘Plasprins’ ).

Dia mendapat julukan ini setelah menyelesaikan diskusi beberapa kali dengan tinju dan payungnya dan buang air kecil di paviliun Turki di Expo di Hanover.

READ  "Biden menghantam Rusia dan China dengan serangan dunia maya"

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *