Gaol adalah yang pertama menerbangkan pesawat bencana Boeing 737 MAX lagi

Pesawat 737 MAX sudah dilarang terbang sejak Maret 2019, karena dua bencana yang menyebabkan penerbangan Lion Air dan Ethiopian Airlines Indonesia menewaskan 346 orang. Setelah diselidiki, ternyata bencana tersebut disebabkan oleh malfungsi pada sistem keselamatan, yang terus mendorong hidung pesawat ke bawah secara tidak sengaja.

Kritik terhadap Boeing dan regulator

Pasca kecelakaan itu, FAA AS juga mendapat kecaman keras. Badan itu belum memeriksa Boeing secara memadai.

Persetujuan penerbangan

Pada pertengahan November, Federal Aviation Administration memberikan sinyal “aman”. Sejak itu, maskapai penerbangan sibuk menguji pesawat dan mempersiapkannya untuk terbang kembali. Misalnya, perangkat lunak harus diperbarui sebelum pesawat dapat terbang kembali dengan aman.

Otoritas penerbangan Brasil ANAC (Badan Administrasi Penerbangan Sipil Nasional) juga telah memberikan izin untuk menggunakan pesawat itu lagi, dan GOL telah memerintahkan 140 pilot untuk menjalani pelatihan tambahan di Amerika Serikat. menggunakan, Mengharapkan GOL.

Rumah pangkalan Sao Paulo

Penerbangan pertama dengan pesawat adalah penerbangan regional ke dan dari pangkalan utama di ibu kota Brasil, Sao Paulo. Perusahaan tidak menginformasikan tujuan perjalanan tersebut. Menurut jadwal penerbangan maskapai, hari itu akan berdampak pada Porto Alegre, Curitiba dan Rio de Janeiro.

Maskapai penerbangan AS juga sedang mempersiapkan penerbangan komersial pertama mereka sejak larangan penerbangan dicabut. Pengiriman salinan yang telah diminta akan dimulai kembali secara perlahan.

Sebelum dua bencana itu melanda, 737 MAX adalah pesawat terlaris Boeing.

Eropa belum

Pesawat tersebut belum diizinkan terbang di wilayah udara Eropa. Pengawas EASA (European Union Aviation Safety Organisation) positif membawa pesawat kembali ke layanan, tetapi belum memberikan lampu hijau.

Pada tahap ini, para pemangku kepentingan dapat memberikan komentar tentang Penilaian Positif Awal EASA. Masa konsultasi ini berakhir pada 22 Desember. Jangan berharap EASA sampai pertengahan Januari Anda memiliki keputusan akhir yang siap.

READ  Anggota WTO mengusulkan untuk mengesampingkan perjanjian TRIPS untuk jangka waktu tiga tahun

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *