Kehebatan Rumah Sakit Indonesia di Gaza Tumbang dan Terhenti Operasional – Manadopedia

Kehebatan Rumah Sakit Indonesia di Gaza Tumbang dan Terhenti Operasional – Manadopedia

Rumah Sakit Indonesia di Jalur Gaza Menghentikan Operasionalnya Akibat Lonjakan Pasien Selama Perang Israel-Hamas

Manado, 10 Mei 2021 – Rumah Sakit Indonesia di Jalur Gaza terpaksa menghentikan operasionalnya karena tidak mampu lagi menangani lonjakan pasien yang terjadi akibat perang antara Israel dan Hamas. Direktur Rumah Sakit Indonesia, Atef al-Kahlout, mengungkapkan bahwa mereka saat ini tidak dapat lagi menawarkan layanan dan tempat tidur kepada para pasien yang membutuhkan perawatan medis.

Rekaman video yang beredar dari rumah sakit tersebut memperlihatkan suasana yang tegang, dengan warga Palestina yang luka-luka berbaris di lorong dan beberapa terpaksa berbaring di tengah genangan darah. Kondisi ini menunjukkan betapa parahnya situasi di Jalur Gaza saat ini.

Menurut al-Kahlout, sekitar 45 pasien di rumah sakit Indonesia ini membutuhkan intervensi bedah segera. Namun, kapasitas rumah sakit hanya mencukupi untuk menampung 140 pasien saja. Kekurangan tempat tidur dan peralatan medis yang memadai membuat penanganan medis menjadi semakin sulit dilakukan.

Dalam situasi ini, al-Kahlout pun memohon agar ambulans tidak lagi membawa lebih banyak orang yang terluka ke rumah sakit. Hal ini disebabkan kurangnya kapasitas rumah sakit yang masih harus menangani pasien-pasien yang telah ada sebelumnya.

Selain itu, departemen-departemen penting di rumah sakit juga tidak dapat melaksanakan tugas mereka dengan baik. Pasokan obat-obatan dan peralatan medis juga mengalami kekurangan yang parah, membuat proses perawatan menjadi terganggu.

Perang antara Israel dan Hamas telah berlangsung selama beberapa minggu dan menelan banyak korban jiwa serta melukai ribuan orang. Situasi semakin memburuk dengan terhentinya operasional rumah sakit, di mana fasilitas kesehatan sangat diperlukan untuk menyelamatkan nyawa.

Pemerintah Indonesia dan berbagai organisasi kemanusiaan internasional diharapkan dapat memberikan bantuan dan dukungan bagi rumah sakit Indonesia di Jalur Gaza. Hal ini menjadi penting demi memberikan perlindungan dan perawatan medis yang diperlukan bagi para warga Palestina yang terluka dalam konflik ini.

READ  Shah Mahmood Qureshi | "Sangat disesalkan bahwa Gedung Putih tetap acuh tak acuh terhadap Pakistan": Shah Mahmood Qureshi menjadi utusan ke AS

Rumah sakit merupakan tempat yang penting untuk menyediakan perawatan medis yang berkualitas bagi mereka yang membutuhkannya. Semoga situasi di Jalur Gaza segera tenang dan rumah sakit Indonesia dapat kembali beroperasi sepenuhnya untuk menyelamatkan nyawa para pasien.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *