Kapal selam Indonesia dengan 53 orang di dalamnya yang hilang di laut di atas Bali

Angkatan Laut Indonesia sedang mencari kapal selam yang hilang dengan 53 orang di dalamnya. Indonesia telah meminta bantuan negara tetangga Australia dan Singapura dalam pencarian tersebut, kata seorang panglima militer Reuters.

Kapal selam itu seharusnya melapor di pagi hari, tapi tidak lagi melakukan kontak. Kapal selam tersebut mengikuti latihan torpedo di perairan utara pulau Bali.

Menurut koresponden Annemarie Kas, belum jelas bantuan seperti apa yang diinginkan Indonesia dari Australia dan Singapura. “Angkatan Laut telah menggunakan semua jenis kapal di daerah tersebut. Indonesia mungkin berharap mereka dapat menggunakan kapal selam penyelamat mereka karena Indonesia tidak memilikinya,” kata Kas kepada NPO Radio 1.

Maksimal 34 penumpang

Kapal selam KRI Nanggala 402 dibangun di Jerman pada tahun 1981 dan menawarkan ruang hingga 34 orang di dalamnya. Menurut Kas, masalah mungkin muncul karena terlalu banyak orang di dalamnya.

Dugaan lain, kapal selam itu mendarat di palung laut di kedalaman 700 meter, sedangkan kapal cocok untuk kedalaman maksimal 240 meter, kata Kas. Pencarian sekarang telah dihentikan dan akan dilanjutkan pada pagi hari waktu setempat.

READ  Rizieq Shihab didenda Rp 50 juta karena melanggar aturan jarak fisik - Nasional

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *