HMI harus terlibat dalam pemulihan pariwisata dan ekonomi kreatif: Uno

Saya yakin HMI dapat mendukung pengembangan desa wisata karena sangat sedikit anggota HMI yang berwirausaha berpengalaman. (Selain itu), tidak perlu dipertanyakan lagi kualitas pribadi anggota HMI, dan ini yang terpenting

Jakarta (Antara) – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaja Ono mengajak Himpunan Mahasiswa Muslim (HMI) berkolaborasi untuk merevitalisasi sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Indonesia di masa pandemi COVID-19.

Ono menegaskan, HMI dengan sumber daya manusia yang berkualitas, berpotensi menjadi agen perubahan untuk mendongkrak sektor pariwisata dan ekonomi kreatif Tanah Air.

“Hari ini kita bertemu dengan teman-teman dari HMI karena kita butuh kerjasama. Kita (kementerian) ingin menjadi fasilitator aktif (untuk HMI), dan sebagai bentuk adaptasi kita juga mendorong HMI untuk menjadi agen perubahan, sebuah agen (untuk mempromosikan) CHSE (Hygiene, Health, Safety and Environmental Sustainability), dan agen menyambut era baru pariwisata yang lebih bersih, sehat, aman, dan berkelanjutan,” kata Ono saat webinar yang diselenggarakan oleh PP HMI untuk membahas masa depan pariwisata Indonesia di era COVID-19 pada Rabu (14 Juli).

Dalam keterangannya, Menkeu mengatakan, pihaknya mendorong anggota HMI untuk mendukung pengembangan desa wisata.

“Saya yakin HMI bisa mendukung pengembangan desa wisata karena sangat sedikit anggota HMI yang berwirausaha berpengalaman. (Selain itu, tidak perlu dipertanyakan kualitas pribadi anggota HMI, yang terpenting,” tegasnya.

Berita terkait: Pariwisata bisa bangkit jika masyarakat patuhi protokol kesehatan: Uno

Berita terkait: Indonesia memiliki potensi wisata halal yang besar: Uno

Ono juga menyoroti tiga pilar utama yaitu inovasi, adaptasi dan kerjasama sebagai basis pemulihan pariwisata dan ekonomi kreatif. Inovasi meliputi pendekatan 360 derajat dan penerapan big data, adaptasi melalui penerapan CHSE Safety Tourism Protocol, dan kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan. Hanya ketika proses pemulihan berhasil, pariwisata dan ekonomi kreatif dapat menciptakan lapangan kerja lagi bagi masyarakat.

READ  Indonesia larang ekspor lobster

Deputi Bidang Sumber Daya Manusia dan Kelembagaan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Wisnu B. Tarunajaya berharap agar HMI selalu mendukung dan terlibat dalam pengembangan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

“Saya optimis HMI akan selalu mendukung pariwisata dan ekonomi kreatif, terutama dengan mendukung desa wisata,” kata Tarunajaya.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan PB HMI Sanipar menyampaikan terima kasih kepada Kementerian yang telah memberikan kepercayaan kepada HMI untuk mendukung aspek pariwisata dan ekonomi kreatif.

“Saya berharap kami (HMI) dapat selalu mendukung pemerintah untuk terus mengembangkan dan meningkatkan pariwisata dan ekonomi kreatif (di Indonesia),” ujarnya.

Berita terkait: Ekonomi kreatif menjadi mesin pembangunan berikutnya: UNO

Berita terkait: Indonesia menawarkan ruang yang luas untuk pengembangan keuangan syariah: VP Amin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *