Gunung berapi Sinabung di Indonesia memuntahkan asap dan abu yang sangat besar

Sebuah gunung berapi yang bergemuruh di pulau Sumatera Indonesia menembakkan kolom abu dan awan panas ke udara pada hari Rabu.

Abu yang dilepaskan dari Gunung Sinabung di Provinsi Sumatera Utara mencapai lebih dari 4.500 meter (14.760 kaki) ke atmosfer, dan longsoran awan gas yang menghanguskan bertiup 1 kilometer (0,62 mil) timur dan tenggara, kata Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi Indonesia.

Tidak ada korban jiwa dalam letusan sore itu, kata Armen Putra, petugas di Pos Pengawasan Sinabung, dan alarm dipertahankan pada tingkat tertinggi kedua.

Gunung 2.600 meter (8.530 kaki) telah bergemuruh sejak tahun lalu dan penduduk desa telah disarankan untuk tinggal 5 kilometer (3,1 mil) dari mulut kawah. Mereka telah diperingatkan tentang lava sementara pihak berwenang memantau dengan cermat sensor yang telah melihat peningkatan aktivitas selama beberapa minggu terakhir.


Orang-orang menyaksikan Gunung Sinabung mengeluarkan material vulkanik selama letusan di Karo, Sumatera Utara, Indonesia pada 28 Juli 2021.  (Foto AP)
Orang-orang menyaksikan Gunung Sinabung mengeluarkan material vulkanik selama letusan di Karo, Sumatera Utara, Indonesia pada 28 Juli 2021. (Foto AP)

Wabah terakhir spesies ini terjadi pada awal Meiketika abu jatuh di desa-desa terdekat.

Gunung berapi, salah satu dari dua gunung berapi yang saat ini meletus di Indonesia, tidak aktif selama empat abad sebelum meledak pada 2010, menewaskan dua orang. Wabah lain pada tahun 2014 menewaskan 17 orang sementara tujuh orang meninggal dalam wabah pada tahun 2016. Itu telah hidup kembali secara sporadis sejak saat itu.

Sekitar 30.000 orang harus meninggalkan rumah mereka di sekitar Sinabung dalam beberapa tahun terakhir.

Sinabung adalah salah satu dari lebih dari 120 gunung berapi aktif di Indonesia yang rentan terhadap sesar seismik karena letaknya di Cincin Api Pasifik, busur gunung berapi dan garis patahan yang mengelilingi Cekungan Pasifik.

About The Author

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *