Carolina Marin mundur dari Kejuaraan Dunia

Kembalinya juara tiga kali Carolina Marin ke kompetisi telah tertunda setelah dia mengundurkan diri dari kejuaraan dunia setelah gagal mendapatkan kembali kebugaran menyusul cedera lutut.

Peraih medali emas Olimpiade Rio itu mengundurkan diri dari Kejuaraan All England tahun ini setelah mengalami cedera selama Swiss Terbuka.

28 tahun telah mengumumkan rencananya untuk kembali di Kejuaraan Dunia di rumah, yang dimulai di Huelva, Spanyol.

“Saya memulai musim yang sangat bagus, saya memenangkan empat dari lima kejuaraan. Saya merasa sangat percaya diri, kuat, dan dalam kondisi fisik dan mental yang sangat baik sampai langkah yang buruk benar-benar mematahkan lutut saya,” kata Marin dalam video yang diposting di akunnya. pegangan Twitter.

“Secara mental, sangat sulit untuk terus berjalan, dan prioritas saya selalu kesehatan dan kesejahteraan. Jadi saya dan tim saya memutuskan untuk tidak berpartisipasi dalam Kejuaraan Dunia Huelva.” Marin, yang dianggap sebagai salah satu pemain bulu tangkis internasional yang paling dominan, mengatakan dia mungkin kembali pada Februari tahun depan tetapi tidak ingin menetapkan tanggal untuk kembalinya dia.

“Kami juga telah membuat keputusan bahwa tidak ada tanggal resmi untuk kembali ke kompetisi sampai kami dapat memastikan lutut saya pulih sepenuhnya.

Jadi kami akan mengevaluasi perkembangan lambat lutut dan sensasinya. Saya menghadapinya setiap hari, jadi kami pikir saya mungkin bermain secara resmi lagi pada Februari dan Maret.” Marin, yang absen di Olimpiade di Tokyo, mengalami cedera lutut di final Indonesia Masters pada Januari 2019 dan absen di kejuaraan dunia tahun itu bahkan saat dia memenangkan gelar pertama India.

READ  BCCI meminta semua 10 waralaba untuk mengikuti 10 Aturan ini

Pembalap Spanyol itu kembali ke Vietnam Open pada September 2019 dan kemudian memenangkan China Open, Kejuaraan Sid Modi dan finis kedua di Prancis Terbuka tahun itu.

Setelah finis kedua di Indonesia Masters, Spain Masters, dan Denmark Open 2020, Marin kembali merebut gelar back-to-back di Thailand dan merebut tempat terakhir di World Tour Finals yang berakhir di Bangkok.

Dia juga memenangkan Swiss Terbuka, mengalahkan Sindh di final, bersama dengan memenangkan Kejuaraan Eropa pada bulan April.

Mundurnya Marin berarti daftar pemain top yang mundur dari turnamen semakin panjang, karena pemain ski peraih medali emas ganda Jepang Kento Momota juga mengundurkan diri setelah mengalami cedera punggung di putaran final Tur Dunia di Bali, Indonesia.

Di tunggal putri, peraih medali emas Kejuaraan Dunia 2017 Nozomi Okuhara juga ditarik keluar, sedangkan skuat Indonesia juga memutuskan untuk bolos karena kekhawatiran akan penyebaran virus baru COVID-19 di negara-negara Eropa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *