Tercepat pada Hari Terakhir Tes MotoGP Sepang, Bagnaia Belum 100% – Manadopedia

Tercepat pada Hari Terakhir Tes MotoGP Sepang, Bagnaia Belum 100% – Manadopedia

Francesco Bagnaia Mencetak Rekor Tercepat di Tes MotoGP Sepang

Manadopedia – Pebalap MotoGP Italia, Francesco Bagnaia, telah mencetak rekor sebagai pebalap tercepat dalam tes MotoGP yang berlangsung di Sirkuit Sepang. Bagnaia mencatat waktu terbaik 1 menit 56,682 detik dalam sesi tes tersebut.

Sebelumnya, rekor tercepat di Sirkuit Sepang dipegang oleh rekan setim Bagnaia, Enea Bastianini. Namun, kali ini ia berhasil memecahkan rekor tersebut dengan catatan waktu yang lebih baik.

Bagnaia menyatakan kepuasannya dengan performa yang ia tunjukkan di sirkuit tersebut. Meskipun begitu, ia juga mengaku mengalami sedikit kendala dalam sesi tes tersebut. Namun, ia akan terus bekerja keras untuk meningkatkan performanya agar dapat bersaing lebih baik di musim ini.

Selain itu, tim Ducati juga mendominasi tes yang berlangsung pada hari terakhir dengan lima penunggangnya berhasil menempati enam besar. Hal ini menunjukkan bahwa Ducati memiliki potensi yang besar dalam persaingan MotoGP musim ini.

Menjelang awal musim, para pebalap akan menjalani tes pramusim terakhir di Qatar sebelum membuka seri pertama kejuaraan. Francesco Bagnaia menyatakan bahwa persaingan di awal kejuaraan ini akan lebih kompetitif. Ia mengaku bahwa para rivalnya semakin kuat dan ia harus bekerja lebih keras lagi untuk meraih hasil yang diinginkan.

Tes MotoGP Sepang kali ini memberikan gambaran bahwa musim ini akan menjadi musim yang menarik dan penuh persaingan. Para pebalap telah menunjukkan potensi terbaik mereka dan akan terus berusaha untuk mencapai performa terbaik di seri-seri selanjutnya.

Diharapkan, tes pramusim di Qatar dapat memberikan kesempatan bagi pebalap untuk menyempurnakan performa mereka sebelum bertarung di sirkuit sesungguhnya. Para penggemar MotoGP pun semakin tidak sabar untuk menyaksikan aksi balapan sebenarnya dan melihat siapa yang akan menjadi juara di musim ini.

READ  Mengapa terkadang bermain sepak bola di Indonesia tidak menyenangkan: 'Saya harus meninggalkan lapangan dengan menggunakan tank'

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *