Pesawat Indonesia yang hilang mungkin jatuh setelah air jatuh | sekarang juga

Pesawat yang hilang itu mungkin jatuh di lepas pantai Indonesia setelah bertabrakan dengan air laut. Otoritas setempat mengatakan ini pada hari Senin berdasarkan bagaimana puing-puing yang ditemukan berserakan. “Seandainya pesawat meledak di udara, misalnya, puing-puingnya akan lebih tersebar.” Pesawat yang membawa 62 penumpang itu menghilang dari radar pada Sabtu, sekitar empat menit setelah lepas landas.

Belum diketahui apa yang terjadi dengan Sriwijaya Air SJ Flight 182. Pada Minggu, pihak berwenang menemukan kotak hitam pesawat Boeing 737-500 yang jatuh setelah bagian tubuh dan barang-barang pribadi ditemukan di laut pada hari sebelumnya. Potongan slide tiup, kabel, dan sepotong jeans juga ditemukan.

Pesawat lepas landas pada Sabtu pukul 13.40 waktu setempat (7.40 pagi waktu Belanda) dari Jakarta ke arah Pontianak, sebuah kota di Indonesia sekitar 700 km. Perjalanan tersebut seharusnya memakan waktu sekitar satu setengah jam.

Namun, empat menit setelah berangkat, pesawat tersebut menghilang dari radar. Kontak terakhir dengan kru terjadi hanya 20 kilometer dari bandara, saat pesawat sedang terbang di atas laut.

Situs web Flightradar melaporkan bahwa pesawat kehilangan ketinggian lebih dari 3.300 meter dalam waktu kurang dari satu menit. Masih belum jelas apa yang sebenarnya terjadi.

READ  Korban tewas akibat banjir di Indonesia meningkat menjadi 43 | sekarang juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *