Penelitian Mengungkap Bahaya Gerhana Matahari Total bagi Lalu Lintas – Manadopedia

Penelitian Mengungkap Bahaya Gerhana Matahari Total bagi Lalu Lintas – Manadopedia

Gerhana Matahari Total pada 8 April 2024 diprediksi akan menarik perhatian banyak orang untuk datang ke lokasi pengamatan. Namun, sebuah studi menemukan bahwa peristiwa alam ini juga membawa risiko peningkatan kecelakaan lalu lintas.

Menurut penulis studi, selama Gerhana Matahari Total 2017 di Amerika Serikat, terjadi peningkatan kecelakaan fatal. Angka kecelakaan naik baik sebelum maupun setelah momen puncak gerhana karena banyak orang melakukan perjalanan ke lokasi pengamatan.

Meskipun jalur totalitas Gerhana Matahari Total 2017 hanya memiliki lebar 70 mil, sekitar 20 juta orang di AS melakukan perjalanan ke kota lain untuk mencapai jalur tersebut. Data menunjukkan terjadi peningkatan kecelakaan fatal sebesar 31 persen selama peristiwa tersebut.

Peningkatan risiko kecelakaan terlihat sebelum, selama, dan setelah gerhana, dengan peningkatan tertinggi hampir 50 persen setelah gerhana. Gerhana Matahari Total 2024 akan melintasi beberapa kota di Amerika Serikat, Meksiko, Kanada, dan Eropa Barat, namun tidak melintasi Indonesia.

Beberapa kota seperti Cleveland, San Antonio, dan Little Rock mengalami peningkatan perjalanan akibat peristiwa ini. Maskapai United Airlines bahkan melaporkan peningkatan signifikan pemesanan tiket ke destinasi di jalur Gerhana Matahari Total pada awal Maret.

Untuk mengurangi risiko kecelakaan, disarankan untuk mematuhi batas kecepatan, tidak mengemudi dengan gangguan, dan selalu menggunakan sabuk pengaman selama gerhana. Keselamatan harus tetap menjadi prioritas utama ketika menikmati keindahan alam yang langka ini.

READ  Perihelion hingga Hujan Meteor Kuadratis Terjadi Sepanjang Januari 2024 - Manadopedia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *