Indonesia akan terus berjuang bahkan saat Brisbane maju

Olimpiade Jakarta 2032: Indonesia terus memperjuangkan hak menjadi tuan rumah Olimpiade 2032 meski Brisbane menjadi pilihan utama IOC

Olimpiade Jakarta 2032: Mungkin ada ketidakpastian tentang Olimpiade Tokyo, tetapi persiapan untuk Olimpiade 2032 sudah berjalan dengan baik karena calon tuan rumah bersaing untuk memenangkan perlombaan. Untuk Olimpiade 2032, di antara banyak kota tuan rumah potensial, kota Brisbane di Australia saat ini memimpin dengan Wakil Presiden IOC John Coates mendukung tawaran tersebut. Namun, pesaing terdekatnya, Jakarta, Indonesia tidak kehilangan harapan dan telah berjanji untuk meningkatkan upaya untuk memenangkan tender dengan dukungan pemerintah.

Persatuan Olimpiade Indonesia telah mendesak pemerintah untuk mendukungnya menjadi tuan rumah tahun lalu. Namun, dengan upaya untuk mengesampingkan pandemi COVID-19, hanya ada sedikit kemajuan dalam mempertimbangkan Brisbane sebagai tuan rumah pilihan untuk Olimpiade Musim Panas. Namun pekan lalu, Presiden Indonesia Joko Widodo memberi lampu hijau untuk proyek tersebut, memerintahkan pemerintahnya untuk menyiapkan rencana komprehensif untuk menjadi tuan rumah Olimpiade 2032.

Baca juga: Komite Olimpiade Internasional Umumkan Penawar Pilihan Tuan Rumah Olimpiade 2032

Olimpiade Jakarta 2032: Presiden KOI Raja Sapta Oktohari mengatakan mereka akan terus mencermati tawaran Olimpiade 2032 dan Olimpiade Tokyo akan menjadi kesempatan untuk melobi dan mengumpulkan dukungan meski menghadapi tantangan pandemi COVID-19.

“Kami sudah memiliki banyak rencana untuk mempromosikan Indonesia sebagai tuan rumah Olimpiade tetapi kami juga harus menyadari bahwa kami tidak dapat mengganggu karena kami menghadapi situasi luar biasa ini. Kami akan terus mencari cara untuk memaksimalkan peluang kami melalui tekanan,” kata Oktohari kepada The Jakarta Pos.

Olimpiade Jakarta 2032: “Tokyo akan menjadi kesempatan besar untuk berinteraksi dengan Komite Olimpiade Nasional lainnya dan untuk mendapatkan simpati, serta untuk menunjukkan bahwa Indonesia siap menjadi tuan rumah Olimpiade 2032,” tambahnya.

READ  Olimpiade Tokyo: Perenang Israel menampilkan "Aja Nashli" Madhuri Dixit

Baca Juga: Olimpiade 2032: GABA Akan Dibangun Ulang Untuk Olimpiade 2032

Namun, Brisbane saat ini menjadi yang terdepan setelah Perdana Menteri Australia menjanjikan dukungan federal untuk menutupi setengah dari pendanaan kecuali untuk pemerintah negara bagian dan lokal. Perdana Menteri Queensland, Anastasia Pallaschuk, telah membantu memberikan jaminan kepada IOC. Setelah berhasil menjadi tuan rumah Commonwealth Games dan Olimpiade 2018 di masa lalu, Australia dipandang sebagai pilihan yang disukai oleh banyak orang. Perlu juga dicatat bahwa John Coats, Wakil Presiden Komite Olimpiade Internasional, juga adalah Presiden Komite Olimpiade Australia.

Bagi Jakarta, yang diuntungkan adalah sukses menjadi tuan rumah Asian Games 2018. Namun Jakarta bukan satu-satunya negara Asia yang menunjukkan minat. India dan Qatar juga telah menyatakan minatnya dengan China yang siap menawar, bersama dengan minat negara-negara Eropa seperti Jerman dan Spanyol yang telah menjadi tuan rumah Olimpiade dan semua infrastruktur sudah ada.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *