5 negara bagian ini menyumbang lebih dari setengah kasus Covid aktif di India, semuanya memiliki Omicron juga

Lima negara bagian – Kerala, Maharashtra, Tamil Nadu, Karnataka, dan Benggala Barat – menyumbang lebih dari setengah kasus COVID-19 aktif di India, data pusat menunjukkan pada hari Jumat. Dan semua orang telah melaporkan kasus Omicron.

Per 31 Desember, jumlah COVID-19 aktif adalah 86.415, di mana 5 negara bagian memiliki 67.377 infeksi, menurut data dari Departemen Kesehatan hari ini. Dari jumlah tersebut, Kerala sendiri merupakan 40,31% dari total beban kasus aktif negara tersebut. Saat ini ada 34.836 infeksi COVID aktif.

Maharashtra memiliki beban kasus aktif 10.372. Sementara itu, jumlah kasus aktif di Benggala Barat, Tamil Nadu dan Karnataka masing-masing 7.506, 7.476 dan 7.187.

Neraca Omicron COVID-19

Hingga 109 kasus varian Omicron COVID-19 kini telah ditemukan di 11 negara bagian dan teritori Union. 40 kasus dilaporkan di Maharashtra, 22 di Delhi, 17 di Rajasthan, masing-masing 8 di Karnataka dan Telangana, masing-masing 5 di Gujarat dan Kerala, masing-masing satu di Andhra Pradesh, Chandigarh, Tamil Nadu, dan Benggala Barat.

Berbicara pada konferensi pers, Lav Agarwal, sekretaris bersama Kementerian Kesehatan, mengatakan: “Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah mengatakan bahwa Omicron menyebar lebih cepat daripada varian Delta di Afrika Selatan, di mana pergantian Delta rendah. Kemungkinan Omicron akan mengungguli varian delta, di mana penularan komunitas terjadi, tambah WHO.”

Lebih lanjut ia mencontohkan, masyarakat harus mematuhi perilaku yang sesuai dengan Covid dan mengikuti protokol saat menghadiri atau menyelenggarakan pesta dan acara untuk juga memeriksa penyebaran virus dan varian barunya.

Direktur Jenderal Dewan Riset Medis India (ICMR) Balram Bhargava membuat daftar hal-hal yang boleh dan tidak boleh dilakukan menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru mendatang ketika kemungkinan kasus meningkat di India tinggi.

READ  Omicron sangat berbahaya bagi yang tidak divaksinasi, WHO memperingatkan

“Inilah saatnya untuk menghindari perjalanan yang tidak perlu dan pertemuan massal, dan sangat penting untuk mengamati festival dengan intensitas rendah,” kata Bhargava.

(Dengan kontribusi dari agensi)

Berlangganan sesuatu Buletin mint

* silakan isi alamat email

* Terima kasih telah berlangganan buletin kami.

Jangan pernah melewatkan cerita lagi! Tetap terhubung dan terinformasi dengan Mint. Unduh aplikasi kami sekarang !!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *