Wipro menghilangkan gaji variabel untuk banyak karyawan, dan memperhatikan pekerja yang tidak mencapai tujuan

Wipro telah memutuskan untuk mengurangi gaji variabel untuk karyawan tingkat menengah dan senior, sementara karyawan tingkat pemula dan junior akan menerima gaji variabel setelah dipotong 30 persen.

Highlight

  • Wipro telah memutuskan untuk mengurangi gaji variabel untuk karyawan tingkat menengah dan senior.
  • Wipro mengirim email ke Band C dan staf senior.
  • Karyawan junior dan junior akan menerima gaji variabel setelah pengurangan 30 persen.

Wipro, salah satu perusahaan IT terbesar di negara itu, telah memutuskan untuk membatasi gaji variabel untuk karyawan tingkat menengah dan senior, sementara karyawan baru dan junior akan menerima gaji variabel setelah dipotong 30 persen. Dalam sebuah email, perusahaan mengatakan pemotongan upah variabel terjadi karena tekanan margin operasi.

Wipro dikatakan telah mengirim email ke Band C dan staf senior yang menyatakan bahwa mereka tidak akan menerima pembayaran variabel apa pun. Namun, email tersebut menyatakan bahwa karyawan di band A dan B akan menerima 70 persen dari pembayaran yang ditargetkan. Para karyawan ini akan dipotong gajinya pada akhir Agustus.

Perusahaan mengatakan keputusan untuk mengendalikan pembayaran variabel datang setelah tim gagal memenuhi target mereka. Email tersebut menyatakan bahwa margin kuartal pertama 15 persen lebih rendah karena inefisiensi dalam rantai pasokan talenta, margin proyek, dan investasi dalam teknologi dan solusi talenta. “Karena kinerja margin kami yang buruk pada kuartal ini, gaji variabel kami (termasuk insentif penjualan) sangat terpukul,” kata Wibro dalam email karyawan yang diakses The Economic Times.

Untuk alasan yang sama, perusahaan mengatakan insentif untuk karyawan di tim penjualannya juga terpengaruh.

Dalam email yang sama, perusahaan IT tersebut juga menyatakan tidak akan ada perubahan kenaikan gaji dan kenaikan tersebut akan berlaku efektif mulai 1 September mendatang. Menurut sebuah laporan yang datang dari The Times of India, Wipro mengatakan bahwa “kenaikan staf kami akan berlaku mulai 1 September. Kami juga telah menyelesaikan siklus perkembangan triwulanan pertama kami mulai 1 Juli.”

READ  Indonesia tingkatkan perdagangan dengan Papua Nugini dengan membuka perbatasan

Perusahaan teknologi pada umumnya sedang mengalami masa-masa sulit. Perusahaan teknologi besar seperti Google dan Apple sedang merencanakan PHK. Sementara Google memperingatkan karyawan untuk bekerja lebih keras, Apple telah memberhentikan 100 karyawan. Beberapa perusahaan teknologi besar lainnya seperti Netflix, Microsoft, dan lainnya juga telah mem-PHK ratusan karyawannya akibat krisis ekonomi.

Baca juga | Ulasan Vivo V25 Pro: Desain bergaya, kamera bagus

Baca juga | WhatsApp akan segera memberi pengguna opsi untuk memulihkan pesan yang dihapus

Baca juga | Haruskah Anda membeli iPhone 13 atau menunggu iPhone 14?

–sudah selesai–

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *