Wapres tekankan pentingnya dialog sosial untuk menyelesaikan masalah pekerjaan

Jakarta (Antara) – Wakil Presiden Ma’ruf Amin berharap adanya dialog sosial antara pemerintah, pengusaha dan pekerja untuk mencari solusi permasalahan ketenagakerjaan.

“Studi yang dilakukan oleh International Labour Organization (ILO) pada tahun 2021 di 133 negara menunjukkan bahwa serikat pekerja berkolaborasi dengan pemerintah dan pengusaha melalui dialog sosial untuk merumuskan kebijakan, baik di tingkat nasional maupun internasional, untuk memperkuat kapasitas pekerja ketika terjadi krisis. Amin mengatakan di Sidoarjo, Jawa Timur, Jumat:

Hal itu disampaikannya saat menghadiri acara peringatan HUT ke-67 Konfederasi Serikat Pekerja Muslim Indonesia (K-Sarbumusi).

Upacara tersebut juga dihadiri oleh Menteri Tenaga Kerja Ida Fauzia, dan Gubernur Jawa Timur Khuvifa Indar Parwansa.

“Dialog sosial yang diusung ILO sebenarnya sejalan dengan cara berpikir Universitas Nil. Dialog sosial akan mendukung kohesi sosial, yang akan berkontribusi pada kinerja ekonomi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, terutama pekerja. Ini juga yang NU inginkan, yaitu kebaikan dan kemajuan ummat, bangsa dan negara”.

Nahdlatul Ulama (NU) menganut konsep Para pengikut AlSunna dan Algamaa, Atau jalan tengah, menurut wakil presiden.

“Inilah identitas Nahdhali, perjuangan untuk kemajuan umat,” katanya.

Berita terkait: Kebutuhan untuk memastikan hak pekerja untuk membuat tempat kerja inklusif: Wakil Presiden

Di hari jadinya yang ke-67, Amin memberikan penghormatan atas kiprah K-Sarbumusi sebagai badan independen NU sejak 1955.

K-Sarbumusi adalah salah satu dari lima organisasi buruh terbesar di Indonesia, dengan ratusan ribu anggota. Ia mengatakan hal ini menjadi modal penting bagi K-Sarbumusi untuk menjadi motor penggerak transformasi tenaga kerja.

Menurut Amin, ajaran Islam bertujuan untuk mendukung perjuangan hak-hak rakyat.

“Sebagai bagian dari Renaisans Cendekiawan, kami terus menggunakan metode NU. Metode NU adalah kata-kata lembut, kata-kata mulia, pidato sopan. Kami menggunakan metode ini. Kami menggunakan dialog sosial dengan cara yang baik. Saya yakin Sarbumusi akan menjadi pelopor dalam menjelaskan.”

READ  Lima proposal senilai $ 20,5 miliar untuk membuat segmen dan tampilan manufaktur unit

Amin juga memuji Parawansa atas rendahnya angka pengangguran di Jawa Timur.

“Karena pengangguran di sini (Jawa Timur) lebih rendah dari rata-rata nasional. Angka pengangguran nasional 5,8 dan Jawa Timur 4,8, jadi di bawah nasional, kita harus menekan lagi,” katanya.
Berita terkait: Proyek padat karya untuk memberikan kesempatan kerja bagi 712.000 pekerja
Berita terkait: Perusahaan diminta untuk menerapkan pedoman keselamatan dan kesehatan kerja: pemerintah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *