Tidak Ada Permintaan Paramedis, Ambulans Siaga Jelang Pertandingan Sepak Bola Indonesia: Kepala Kesehatan setempat

Malang, Indonesia: Tidak ada panggilan untuk paramedis dan ambulans untuk mempersiapkan pertandingan sepak bola yang berakhir dengan kekacauan dan menewaskan sedikitnya 125 orang di Indonesia.Tolong Kepala Dinas Kesehatan Kota Malang, Selasa (4 Oktober).

Bapak Wiyanto Wijoyo mengatakan bahwa sudah menjadi kebiasaan di Indonesia bahwa setiap kali ada acara besar yang menarik penggemar seperti pertandingan sepak bola, dinas kesehatan setempat akan diminta untuk mengirim beberapa ambulans untuk siaga.

“Biasanya ini atas permintaan polisi atau panitia penyelenggara.

“Tapi permintaan yang kami terima dari Polres Malang adalah agar vaksin (COVID-19) hadir (saat pertandingan),” kata Wigweyo kepada Kantor Berita Siprus.

Ia menjelaskan, hal itu untuk mendorong masyarakat mendapatkan vaksin COVID-19 seiring upaya Indonesia meningkatkan asupan booster shot.

Menurut Wigwe, ambulans dari rumah sakit swasta mungkin sudah berada di lapangan pada Sabtu lalu ketika pertandingan antara Arima FC dan Persibaya Surabaya berakhir dengan kericuhan. Namun, dia tidak bisa memverifikasi ini.

Dia mengatakan tidak masalah jika pihak swasta membantu tetapi aplikasi harus diajukan ke dinas kesehatan juga.

“Mereka seharusnya mengirim permintaan kepada kami sebagai otoritas dalam perwalian.”

READ  Pita merah membuat pelancong menuju India terdampar di Bandara Yangon

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *