Sikap Raja Charles III yang ‘tidak terlalu menginspirasi’ Berita Dunia

Raja Charles III, raja baru Inggris, tertangkap kamera membuat gerakan yang agak marah kepada para pembantunya Upacara Bergabung karena dia sangat ingin mereka membersihkan meja sementara dia menandatangani beberapa dokumen. Video raja Inggris yang sedang marah menjadi viral di platform media sosial ketika dia dua kali memberi isyarat kepada para pembantunya untuk menghapus barang-barang yang tidak perlu dari meja.

Charles diproklamasikan sebagai raja dalam sebuah upacara bersejarah di Istana St James di London pada hari Sabtu. Pria berusia 73 tahun itu menjadi pewaris otomatis takhta ketika ibunya, Ratu Elizabeth II, meninggal pada hari Kamis dalam usia 96 tahun. Dia mengatakan dalam pidatonya bahwa dia akan berusaha untuk mengikutinya “contoh inspirasi” dari mendiang ibunya.

Namun, pada saat-saat menjelang pidatonya, raja mendapati dirinya dalam situasi yang tidak terlalu menginspirasi.

Lanjut membaca: Ketika Ratu Elizabeth II Mengunjungi Bengaluru: Memoar Putri Mysuru

Momen pertama ditangkap sebelumnya Raja Charles III duduk untuk menandatangani surat-surat. Dengan lambaian tangannya, dia memberi isyarat kepada pembantu terdekat untuk merapikan meja dan mengeluarkan barang-barang seperti kotak pena dan tempat tinta sementara dia menyelesaikan dokumennya.

Charles menggunakan wadah tinta yang diberikan oleh putranya William dan Harry selama penandatanganan pada upacara tersebut.

Klip kedua diambil saat dia menandatangani surat-suratnya. Dalam video itu, Charles terlihat berjuang untuk meletakkan kertas-kertas itu di atas meja saat dia menggertakkan giginya dengan kesal pada ajudan itu dan memberi isyarat lagi agar barang-barang itu dibawa pergi.

Kedua video tersebut dikritik habis-habisan oleh sebagian pengguna Twitter yang menganggap raja baru itu “sombong” karena berperilaku seperti ini.

Charles didampingi pada upacara proklamasi oleh istrinya, Camilla, Permaisuri. Beberapa politisi Inggris terkemuka termasuk Perdana Menteri Liz Truss, mantan Perdana Menteri Boris Johnson, Theresa May dan lainnya menghadiri upacara tersebut.

READ  Rezim militer di Myanmar juga memblokir akses ke Twitter | SEKARANG

Charles membuat pernyataan pribadinya di Ruang Tahta Istana St James di London. “Dalam menunaikan tugas berat yang dipercayakan kepada saya dan yang kini saya curahkan sisa hidup saya, saya mohon petunjuk dan pertolongan Tuhan Yang Maha Esa,” ujarnya dalam sambutannya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *