Program pengajaran di Kementerian Keuangan memperdalam pengetahuan tentang APBN

Program Pengajaran Kementerian Keuangan mengajarkan kepada siswa tugas-tugas Kementerian Keuangan, dan saya melihat bahwa siswa dari sekolah dasar hingga sekolah menengah memahami fungsi anggaran dan keuangan negara.

Jakarta (Antara) – Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengapresiasi Program Pengajaran Kementerian Keuangan yang keenam kalinya diselenggarakan karena berhasil meningkatkan pengetahuan anggaran negara dan keuangan di kalangan pelajar Indonesia.

Menteri Indrawati menyampaikan dalam Program Pendidikan Menteri Keuangan bahwa “Program pengajaran di Kementerian Keuangan mengajarkan siswa tugas-tugas Kementerian Keuangan, dan saya melihat siswa dari sekolah dasar hingga sekolah menengah telah memahami fungsi anggaran dan keuangan negara. ” di sini pada hari Selasa.

Menkeu menekankan bahwa pengetahuan tentang pembiayaan negara dalam pembangunan nasional harus dipupuk di kalangan pelajar Indonesia, karena mereka adalah generasi penerus bangsa, dan kementerian harus mengambil bagian dalam upaya untuk mengembangkan generasi muda yang terdidik dan cinta studi.

Berita terkait: Kementerian Keuangan harus mempercepat transformasi layanan publik

“Kita harus melanjutkan program pengajaran kita, karena dana negara di masa depan akan dikelola oleh generasi berikutnya. Jika generasi muda kita mampu memahami keuangan negara dan anggarannya, saya yakin masa depan kita akan lebih baik,” katanya.

Sekretaris Jenderal Kementerian Keuangan, Hiro Bambodi, melaporkan bahwa 2.320 relawan, termasuk 66 petugas dari berbagai tingkatan dari 1.767 guru relawan, 186 fotografer, 21 videografer dan 346 fasilitator, berpartisipasi dalam program tersebut.

Dia mencatat total 342 sekolah – 124 sekolah dasar, 103 sekolah menengah, 106 sekolah menengah, 10 sekolah Indonesia di luar negeri, dan dua sekolah swasta – berpartisipasi dalam program tersebut.

Berita terkait: Reformasi Struktur Pemerintah Ciptakan Ekonomi Berkelanjutan: Kementerian

Bambudi menjelaskan, program dimulai dengan guru memberikan cerita untuk menanamkan pengetahuan tentang kebijakan publik, khususnya kebijakan keuangan dan pendidikan, dan kemudian para relawan akan mengajarkan manajemen keuangan dan memperkenalkan tugas Kementerian Keuangan kepada siswa.

READ  Seberapa cepat uang Anda bisa berlipat ganda?

Sekjen menyampaikan optimismenya agar mahasiswa memahami dasar-dasar APBN dan perannya dalam pembangunan Indonesia.

Sementara itu, Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Nadim Makarem mendorong para mahasiswa untuk melanjutkan studi dan memanfaatkan peluang yang ditawarkan oleh program kementerian untuk mengembangkan diri.

“Saya yakin mahasiswa kita punya bakat di bidang musik atau olahraga, dan saya yakin mereka punya mimpi untuk menjadi yang berprestasi di kancah internasional,” kata Makarem.

Berita terkait: Lebih banyak perempuan membuka rekening bank untuk mengakses bantuan sosial: Kementerian

Berita terkait: Kementerian Keuangan Klarifikasi Kebijakan Keuangan Hijau Indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *