Pemerintah menargetkan buka 4.000 restoran Indonesia di luar negeri

Jakarta (Antara) – Yoana Roshma Astuti, Direktur Departemen Ekonomi Digital Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, mengatakan pemerintah menargetkan bisa membuka 4.000 restoran Indonesia di luar negeri pada 2024.

Dia menyatakan dalam konferensi eksportir Indonesia “The X Lite” pada 3 November 2022, di Palembang, Sumatera Selatan, bahwa ini akan berlangsung sebagai bagian dari program “Indonesia Spice Up the World” pemerintah, menurut sebuah pernyataan pada hari Rabu.

Dia mengatakan pemerintah berencana melalui restoran untuk memperkenalkan kuliner di Indonesia seperti rendang, nasi goreng, sate, soto dan gado-gado.

Dia mencontohkan tahun ini ada lompatan kualitatif dalam strategi pengembangan pariwisata.

Pergeseran paradigma ini diharapkan menjadi kunci untuk mengantisipasi gelombang resesi global yang dapat mengganggu perekonomian Indonesia tahun depan.

Sebagai bagian dari transformasi ini, pemerintah akan fokus pada lima strategi. Strategi pertama adalah “from city to country”, yang akan fokus pada destinasi yang mempromosikan kegiatan outdoor dan berkelanjutan untuk mengatasi masalah overtourism.

Kedua, “Tourism Policies Amendment”, yang akan memprioritaskan destinasi yang beragam untuk mencegah overcapacity di satu destinasi.

Yang ketiga adalah “Transisi ke Ekonomi Digital”, yang membayangkan transisi layanan pariwisata ke ekonomi digital.

Keempat, “inclusive growth”, yang akan menargetkan investasi untuk memastikan pertumbuhan pariwisata yang inklusif dan berkelanjutan.

Yang terakhir adalah “pariwisata berkelanjutan”, yang mengacu pada pengembangan pariwisata yang berorientasi pada ekowisata untuk mengurangi dampak negatif dari kegiatan pariwisata, seperti timbulan sampah dan peningkatan jejak karbon.

Menurut Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2019, ekonomi kreatif adalah sektor ekonomi dengan nilai tambah kekayaan intelektual yang berasal dari kreativitas manusia yang berbasis pada warisan budaya, pengetahuan, dan teknologi.

Ekonomi kreatif memiliki 17 subsektor, di antaranya memasak, kerajinan, dan fesyen menempati posisi teratas. Sedangkan subsektor potensial yang sedang ditingkatkan adalah game, animasi, dan aplikasi.

READ  Indonesia mengharapkan pertumbuhan ekonomi 5,5% pada kuartal ketiga

Berita Terkait: Dubes Desak Sumbar Buka Restoran Padang di Norwegia
Berita Terkait: Optimis buka 4.000 restoran Indonesia di luar negeri pada 2024: Uno
Berita Terkait: Mendagri tingkatkan kesejahteraan PKL lewat kantin “terbang”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *