Pemerintah Indonesia akan segera membentuk tim untuk segera mencabut hukuman doping

TEMPO.CODan JakartaSebuah tim telah dibentuk untuk mempercepat pencabutan sanksi anti-Indonesia.Steroid Demikian diinformasikan Menteri Pemuda dan Olahraga Zinedine Amalie, yang diberlakukan oleh Badan Anti-Doping Dunia (WADA).

Upaya itu dilakukan sebagai tanggapan atas absennya bendera Indonesia dari upacara medali Piala Thomas 2020 di Ceres Arena, Aarhus, Denmark pada Minggu sore waktu setempat, saat timnas dinyatakan sebagai juara turnamen dua tahun itu. Untuk pertama kalinya dalam 19 tahun.

Amali mencatat bahwa tidak adanya bendera tersebut merupakan penegakan resmi pertama sanksi sejak surat peringatan tentang ketidakpatuhan Indonesia terhadap undang-undang anti-doping dunia dikeluarkan awal bulan ini.

“Dalam pertemuan dengan LADI dan Komite Olimpiade Indonesia (KOI), saya membentuk tim dan memberi mereka dua tugas,” kata menteri dalam konferensi pers virtual, Senin.

Ditambahkannya, selain mempercepat pencabutan sanksi, tim tersebut bertugas menyelidiki masalah awal yang menyebabkan NSA tidak memenuhi sampel uji minimum.

Ia menambahkan, tim tersebut terdiri dari Ketua Umum KOI, Raja Sapta Oktohari, Sekretaris Jenderal KOI, Ferry J Kono, dua perwakilan dari LADI, dua perwakilan dari organisasi olahraga nasional, dan satu perwakilan dari Kementerian Pemuda dan Olahraga.

“Langkah pertama kami adalah segera koordinasi internal antara kementerian dan LADI. Kami membutuhkan waktu satu bulan untuk mengevaluasi dan mengelola data yang kami terima dari LADI,” kata Oktohari.

Dia menambahkan bahwa tim akan melakukan segala daya untuk menekan Badan Anti-Doping Dunia untuk segera mencabut sanksi.

“Apalagi penyidikan penjatuhan sanksi akan melibatkan aktor yang lebih berkompeten agar tidak mengulangi kesalahan yang sama. Namun, saya yakin kita bisa menyelesaikannya bersama-sama,” ujarnya.

Ia menambahkan, tim tersebut akan dibantu oleh sejumlah tenaga ahli yang telah dibagi menjadi tiga kelompok yang ditugaskan dengan tugas percepatan, investigasi, dan komunikasi.

sedang membaca: Absennya Bendera Indonesia di Piala Thomas, Pemerintah meminta maaf atas kegagalan anti-doping

diantara

READ  India memprediksi XI melawan Afghanistan: Rohit Sharma kembali di pertandingan pembuka; Virat Kohli kemungkinan akan membuat perubahan besar dengan Ashwin | jangkrik

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *