Jakarta ingin MRT mengakuisisi KCI sesuai instruksi Jokowi

TEMPO.CODan JakartaSyafrin Liputo, Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, mengatakan rencana MRT Jakarta untuk mengakuisisi saham PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) itu tertuang dalam rapat terbatas yang dipimpin Presiden Joko Widodo alias Jokowi beberapa tahun lalu. Dia mengatakan, Pemprov DKI sedang berupaya untuk melaksanakan instruksi tersebut.

“Jakarta terus berupaya untuk memenuhi apa yang dikuasakan presiden dalam rapat itu, yaitu akuisisi KCI,” katanya saat dihubungi Kamis, 29 September.

Pada 8 Januari 2019, Jokowi menggelar rapat terbatas membahas Dinas Perhubungan Jabodetabek. Saat itu, Presiden mengatakan menginginkan sistem transportasi yang terintegrasi di wilayah metropolitan Jakarta atau Jabodetabek (Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi).

Kemudian Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mendirikan PT Moda Integrasi Transportasi Jabodetabek, perusahaan patungan antara PT MRT Jakarta dan PT Kereta Api Indonesia (KAI) yang bergerak di bidang integrasi transportasi.

PT MRT Jakarta berencana mengakuisisi 51 persen saham PT KCI. Perusahaan akan membutuhkan dana penyertaan modal daerah (PMD) sebesar Rp 1,71 triliun pada tahun 2023 untuk membayar saham tersebut.

Syafrin mengatakan akuisisi tersebut awalnya direncanakan akan dilakukan tahun ini. Namun, kemampuan keuangan ibu kota terpengaruh oleh epidemi, memaksa pemerintah Jakarta untuk mencari sumber pendanaan lain.

Dia mengatakan, pemerintah daerah sedang berkomunikasi secara luas dengan PT KCI. Namun sejauh ini belum ada kesepakatan mengenai rencana akuisisi tersebut.

Lani Diana Wijaya

klik disini Untuk mendapatkan update berita terbaru dari Tempo di Google News

READ  Kepresidenan RI G20 memprioritaskan proyek-proyek yang mendukung pemulihan ekonomi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *