Inggris memperdalam hubungan dengan negara demokrasi lain termasuk India, Israel, Indonesia dan Afrika Selatan – Truss

PBB, 22 September (PTI): Inggris sedang memperdalam hubungannya dengan negara demokrasi lain seperti India, Israel, Indonesia dan Afrika Selatan, Perdana Menteri Inggris Liz Truss mengatakan kepada para pemimpin dunia pada sesi ke-77 Majelis Umum PBB di New York.

“Jadi kami membangun kemitraan baru di seluruh dunia. Kami memperkuat aliansi keamanan mendalam kami di Eropa dan sekitarnya melalui NATO dan Pasukan Ekspedisi Gabungan, kata Truss, Rabu.

“Kami memperdalam hubungan kami dengan negara demokrasi lain seperti India, Israel, Indonesia dan Afrika Selatan,” katanya, seraya menambahkan bahwa Inggris sedang membangun hubungan keamanan baru dengan teman-temannya di Indo-Pasifik dan Teluk.


Dia mengatakan Inggris telah menunjukkan kepemimpinan dalam perdagangan bebas dan adil, mencapai kesepakatan perdagangan dengan Australia, Selandia Baru, Jepang dan banyak lainnya dan kami sedang dalam perjalanan untuk bergabung dengan Kemitraan Trans-Pasifik.

“Alih-alih mengerahkan pengaruh melalui utang, agresi, dan kontrol infrastruktur dan mineral penting, kami membangun hubungan strategis berdasarkan saling menguntungkan dan kepercayaan. Dan kami memperdalam kemitraan seperti G7 dan Persemakmuran,” katanya.

Truss mengeluh bahwa negara-negara otoriter merusak stabilitas dan keamanan di seluruh dunia.

“Geopolitik memasuki era baru di mana mereka yang percaya pada prinsip-prinsip pendirian PBB harus berdiri dan diperhitungkan. Kami juga memasuki era baru di Inggris, katanya.

Berduka atas kehilangan Ratu Elizabeth II, dia mengatakan mendiang raja adalah “batu di mana Inggris modern dibangun. Dan itu melambangkan nilai-nilai pascaperang di mana organisasi ini didirikan.”

Dia mengatakan negaranya melindungi keamanan ekonomi, rantai pasokan, mineral penting, makanan dan teknologi yang mendorong pertumbuhan dan melindungi kesehatan dan kehidupan rakyatnya.

“Kami tidak akan bergantung secara strategis pada mereka yang mencoba mempersenjatai ekonomi global. Sebaliknya, kami mereformasi ekonomi kami untuk membuat Inggris bergerak dan kami ingin bekerja dengan sekutu kami sehingga kami semua dapat bergerak maju bersama, katanya.

READ  Indonesia mencatat kasus cacar monyet pertama

“Dunia bebas membutuhkan kekuatan dan ketahanan ekonomi ini untuk menghadapi agresi otoriter dan memenangkan era baru persaingan strategis ini,” katanya, mendesak masyarakat internasional “bahwa kita harus melakukan ini bersama-sama.”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *