Indonesia Memperketat Aturan di Pertukaran Cryptocurrency, Memastikan Lebih Banyak Kontrol Lokal

Kementerian Perdagangan Indonesia bermaksud untuk mengeluarkan aturan baru yang mengatur pertukaran aset kripto, yang mewajibkan dua pertiga dari dewan direksi dan komisaris untuk menjadi warga negara Indonesia dan berdomisili di negara tersebut, kata seorang wakil menteri, Selasa.

Tindakan ini dilakukan setelah masalah keuangan yang dihadapi oleh pertukaran crypto yang berfokus di Asia Tenggara Zipmex, yang untuk sementara mencegah pengguna menarik dana. “Kami tidak mau sembarangan memberikan izin (pertukaran), jadi hanya yang memenuhi syarat dan kredibel,” kata Wakil Menteri Perdagangan Jerry Samboaga kepada wartawan usai rapat dengar pendapat di parlemen.

Dia mengatakan Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Papepeti) kementerian akan segera menerbitkan undang-undang baru, tanpa memberikan kerangka waktu. Itu juga akan membutuhkan pertukaran untuk menggunakan pihak ketiga untuk menyimpan dana klien dan melarang pertukaran dari menginvestasikan kembali aset crypto yang disimpan, menurut dokumen yang dirilis oleh kementerian.

Memastikan bahwa dua pertiga dari dewan direksi adalah orang Indonesia yang tinggal di negara ini “dapat mencegah manajemen senior melarikan diri ketika terjadi masalah di bursa,” kata Dided Nordiatmoko, penjabat ketua Papipeti, dalam sidang parlemen. Dia ditanya tentang rencana untuk meluncurkan pertukaran aset kripto Indonesia. Samboaga yang sempat tertunda dari tahun lalu mengatakan, rencana tersebut bisa selesai tahun ini.

Cryptocurrency telah mendapatkan popularitas di ekonomi terbesar di Asia Tenggara karena total volume transaksi aset crypto naik lebih dari 1.000% pada tahun 2021 menjadi 859,4 triliun rupee ($ 57,37 miliar), menurut data Bappebti.

(dengan wawasan dari Reuters)

Baca Juga: BuyUcoin Bermitra Dengan Jump.trade Untuk Monetisasi Berbasis NFT

Ikuti kami TwitterDan FacebookDan LinkedIn

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *