India menegaskan kembali dukungannya bagi Indonesia untuk ‘hasil yang berarti’ di KTT G20

India telah menegaskan kembali “dukungan aktifnya” bagi Indonesia untuk mencapai “hasil yang signifikan” pada KTT G20 mendatang di Bali pada bulan November.

Dukungan India untuk Indonesia disampaikan oleh Sherpa Amitabh Kant G20 New Delhi pada pertemuan Sherpa G20 ketiga di bawah kepresidenan Indonesia dari kelompok kuat.

Pertemuan Sherpa G20 diadakan di Yogyakarta pada 26-29 September. Pertemuan Sherpa pertama di bawah Kepresidenan Indonesia diadakan pada Desember 2021 dan yang kedua pada Juli 2022.

“Dalam musyawarah, Amitabh Kant menegaskan kembali komitmen dan dukungan aktif India terhadap upaya Kepresidenan Indonesia untuk mencapai hasil yang berarti untuk KTT G20 Bali mendatang pada November 2022,” kata Kementerian Luar Negeri (MEA) dalam sebuah pernyataan, Jumat.

KTT G20 berlangsung di tengah gejolak geopolitik yang dipicu oleh krisis di Ukraina.

“Selama diskusi tentang situasi geopolitik yang berlaku dalam kerangka G20, Amitabh Kant mencabut pernyataan baru-baru ini oleh Perdana Menteri Narendra Modi pada tanggal 16,” kata MEA.

Kant juga menekankan perlunya G20 untuk memberikan fokus yang lebih global dan memperkuat kerja sama dan upaya internasional di bidang prioritas utama seperti pertumbuhan berkelanjutan dan perubahan iklim.

“Dia juga menekankan perlunya G20 untuk memiliki fokus yang lebih global pada kerja sama internasional dan upaya di bidang prioritas utama seperti pertumbuhan berkelanjutan, percepatan kemajuan SDGs, mengatasi perubahan iklim, termasuk melalui Lifestyle for Environment (LiFE), teknologi- memungkinkan pembangunan dan infrastruktur publik digital, reformasi multilateral dan pemberdayaan perempuan,” kata MEA.

Di sela-sela pertemuan Sherpa G20, Kant juga mengadakan pembicaraan bilateral dengan rekan-rekan Sherpa-nya dari Brasil, Prancis, Jerman, Jepang, Rusia, Arab Saudi, Korea Selatan, Spanyol, Inggris Raya, dan Amerika Serikat.

READ  Pinjaman Bank Dunia untuk Mengurangi Risiko Makroekonomi Indonesia - Bisnis

“Intervensi konstruktif India telah membawa kepositifan dan optimisme yang lebih besar dalam pembahasan G20 dan semakin memperkuat tekad kolektif untuk secara efektif mengatasi tantangan global yang ada,” kata MEA.

G20, atau Kelompok 20, adalah forum antar pemerintah negara-negara maju dan berkembang utama dunia.

Ini termasuk Argentina, Australia, Brasil, Kanada, Cina, Prancis, Jerman, India, Indonesia, Italia, Jepang, Republik Korea, Meksiko, Rusia, Arab Saudi, Afrika Selatan, Turki, Inggris, Amerika Serikat, dan Uni Eropa (UE ).

Bersama-sama, G20 menyumbang 85 persen dari PDB global, 75 persen perdagangan internasional dan dua pertiga populasi dunia, menjadikannya forum utama untuk kerja sama ekonomi internasional.

India saat ini merupakan bagian dari troika G20 (kepresidenan G20 saat ini, masa lalu dan yang akan datang) yang mencakup Indonesia, Italia, dan India. PTI MPB ZMN

(Penafian: Cerita ini dibuat secara otomatis dari umpan sindikasi; hanya gambar dan judul yang boleh diedit oleh www.republicworld.com)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *