DPR Setujui Suntikan Modal untuk Garuda Indonesia

TEMPO.CO, jakartaKomisi XI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) telah menyetujui rencana pemerintah untuk mengucurkan suntikan modal pemerintah (PMN) sebesar Rp7,5 triliun kepada Garuda Indonesia setelah pengadilan memutuskan maskapai nasional itu telah memasuki Prosedur Penundaan Penyelesaian Utang (PKPU). lulus.

“Saya menyimpulkan bahwa kita semua setuju tentang itu [PMN]kata Ketua Komisi XI Kahar Muzakir selaku ketua rapat dengar pendapat bersama Kementerian Keuangan dan Garuda di Jakarta pada Senin, 26 September 2022, seperti dikutip dari Antara.

Komisi XI DPR mendukung restrukturisasi dan privatisasi Garuda pada 2022 dan sepakat bahwa pemerintah akan tetap menjadi pemegang saham pengendali dengan sedikitnya 51 persen, yang akan mempertahankan posisi pemerintah sebagai pembuat kebijakan dan pengambil keputusan.

“Restrukturisasi, PMN dan privatisasi Garuda diharapkan dapat meningkatkan kinerja keuangan dan operasional serta memperkuat mitigasi risiko,” kata Kahar.

Suntikan modal untuk Garuda diberikan untuk pemeliharaan, restorasi, pemenuhan cadangan pemeliharaan dan modal kerja. Hal itu akan dibarengi dengan penyempurnaan inisiatif strategis perusahaan berdasarkan Key Performance Indicator (KPI), antara lain kinerja keuangan, potensi penerimaan negara, efektivitas PMN, manfaat optimalisasi jaringan rute dan manfaat dampak ekonomi.

Kementerian Keuangan juga diminta untuk memantau KPI Garuda Indonesia, restrukturisasi pencapaian, inisiatif strategis, dan perbaikan keuangan dan operasional. Selain itu, Kementerian harus menyampaikan laporan kepada Komisi XI setiap triwulan.

Sebelumnya, Dirjen Perbendaharaan Rionald Silaban memperkirakan rights issue dan konversi saham Garuda Indonesia akan selesai pada Desember 2022. Perseroan berencana menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 14 Oktober 2022.

ANTARA

Klik di sini untuk mendapatkan berita Tempo terbaru di Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *