oleh

Lembong Usulkan Pembatasan SPBU

Lonjakan kasus positif di Sulawesi Utara (Sulut) naik secara signifikan, tercatat dalam dua hari terakhir terdapat 24 kasus baru positif Covid19.

Hal ini tentunya menjadi pekerjaan rumah yang berat bagi pemerintah daerah. Wacana Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) pun didengungkan.

Sebelum diterapkan PSBB, pemprov diminta untuk memikirkan cara lain yang bisa dilakukan untuk membuat warga tetap berdiam diri di rumah.

Koordinator Bidang Humas Waraney Tanah Toar Lumimu’ut, James Lembong menyebut, Pemprov Sulut bisa membatasi pengoperasian SPBU untuk membatasi ruang gerak warga di luar rumah.

“Pak Gubernur bisa berdiskusi dengan pemilik SPBU untuk membatasi penjualan BBM,” katanya kepada Manadopedia.com, Senin (11/5/2020).

Dengan pembatasan penjualan BBM di SPBU, masyarakat diyakini bakal mengurangi aktivitas mereka di luar rumah.

“Pembatasan penjualan BBM di SPBU salah satu upaya untuk membatasi warga beraktivitas,” ujar dia.

Menurut pengamatannya, orang Manado akan terus melakukan aktivitas di luar rumah apabila kendaraan mereka terisi BBM.

“Kalau mobil atau motor tidak ada BBM maka warga pasti diam dirumah. Kalaupun keluar itu karena keperluan mendesak,” tambahnya.

Dia pun meminta warga Sulut untuk tetap mematuhi anjuran dari pemerintah, dan tetap menjaga jarak serta menggunakan masker apabila keluar rumah.

Baca juga: Enggan Berlakukan PSBB, Simak Alasan Gubernur

Dibagian lain, Pemrov Sulut masih enggan untuk mengusulkan ke Menteri Kesehatan penerapan PSBB di Sulut.

Dampak yang diakibatkan dari penerapan PSBB yang membuat Gubenur Olly belum memikirkan hal tersebut.

“Saya mendapat banyak masukan dari berbagai pihak untuk menerapkan PSBB. Tapi karena ini akan berdampak pada perekomian Sulut jadi belum bisa dilakukan,” kata Olly usai melakukan rapat teleconference dengan jajaran Forkopimda Sulut.

Sementara itu, juru bicara Gugus Tugas Covid19 Sulut, Steaven Dandel mengatakan Pemprov Sulut telah menyediakan 30 ventilator yang digunakan oleh rumah sakit.

“Sesuai data terahir, sejak Maret lalu sudah ada 30 ventilator yang terinstal di rumah-rumah sakit dan siap digunakan,” katanya.

Terbaru, Sulut memiliki 71 pasien positif Corona. Dengan rician 37 pasien dirawat, sembuh ada 29 orang, 5 orang meninggal, 98 PDP dan 124 orang ODP.

Penulis : Emmanuel Athlon

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed