oleh

Sembako Telat, FJK Telepon Kadis Sosial

Masyarakat terdampak pandemi virus Corona yang ada di Kecamatan Mapanget harus lebih sabar dalam menunggu paket sembako yang dijanjikan oleh Pemerintah Kota Manado.

Pasalnya, paket sembako yang terdiri dari Beras premium 10 kilogram, 10 bungkus mie instan, 2 kg minyak goreng, ikan kaleng 10 buah dan 3 bungkus kopi bubuk belum juga datang.

Sistem penyaluran sembako yang dilakukan bergilir per kecamatan dianggap lambat oleh banyak pihak. Apalagi banyak masyarakat yang sudah tidak bekerja dan mengharapkan bantuan dari berbagai pihak.

“Kami menunggu janji pemerintah dan ternyata sampai sekarang tidak ada. Kasihan banyak warga yang dirumahkan dan tidak lagi bekerja karena perusahaan tutup,” kata Robert Kantiadago yang berprofesi sebagai ojek online.

Ditambahkannya, dia sudah menanyakan hal ini kepada kepala lingkungan, tapi hanya dibilang untuk tetap sabar dan menunggu.

“Pala cuma bilang tunggu karena pasti bantuan datang,” tambah dia.

Keluhan warga Mapanget ini diteruskan oleh legislator Franseska Julia Kolanus (FJK) kepada Pemerintah Kota Manado.

Dikatakannya, setelah mendengar keluhan warga dia langsung menghubungi Kepala Dinas Sosial, Sammy Kaawoan.

“Saya telah menanyakan hal ini kepada Kadis Sosial dan dia mendengar langsung keterangan kadis kapan semua warga bisa menerima bantuan,” kata Kolanus ketika dihubungi, Sabtu (2/4/2020) malam.

Kepada Manadopedia.com, FJK menuturkan keterangan yang disampaikan Kadis Sosial, pembagian memang harus dilakukan per kecamatan untuk tertibnya adminstrasi maka akan ada warga yang terlambat menerima bantuan.

Selain itu, terlambatnya pembagian sembako karena ada beberapa halangan seperti stok sembako yang masuk dari distributor hanya 2 truk setiap harinya.

“Selain keterbatasan stok dari distributor, petugas yang bekerja untuk menyiapkan sembako juga terbatas karena harus bekerja dengan menerapkan jarak (Physical distancing), mereka juga kerja dengan pembagian sift,” lanjut Kolanus.

Srikandi Partai Demokrat Manado ini mengharapkan peran serta masyarakat untuk bersabar, karena ketersediaan stok sembako tetap ada.

“Warga jangan takut, sembako tetap tersedia dan tidak habis, karena tiap hari distributor lakukan pengiriman sebanyak 2 truk,” tambahnya.

Warga juga harus tetap sabar, karena pemerintah tiap hari terus bekerja tanpa henti untuk menyiapkan paket sembako.

“DPRD terus memantau kerja pemerintah dalam menyalurkan sembako. Mari kita sama-sama bersabar dan tetap dirumah karena semua akan terlayani,” pungkas legislator dapil Singkil Mapanget ini. (adv).

Penulis : Habel Sirenden

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed