oleh

Anggota DPRD #DiRumahAja, Serap Asmara dan Bagi Sembako

Bebagai cara unik dilakukan oleh Anggota DPRD Kota Manado dalam menyerap aspirasi masyarakat (asmara) dalam reses masa sidang saat pandemi virus Corona (Covid19).

Ketua Komisi I Benny Parasan menggelar resesnya di seputaran rumah tinggalnya di Kelurahan Pakowa.

Selain menyerap aspirasi warga sekitar, Parasan juga membagikan sembako berupa beras dan minyak goreng kepada warga sekitar.

“Bantuan seperti ini sudah saya berikan sebelumnya, jadi bukan hanya dilakukan karena saya sedang reses. Saya tergetkan bisa membantu hingga 700 kepala keluarga,” kata legislator tiga periode ini.

Cara lain juga dilakukan oleh legislator Jurani Rurubua. Menggelar reses di Perumahan Star of Paniki, Rurubua mengundang warga yang ikut reses dengan menggunakan ojek online.

Warga yang datang hanya dibatasi sebanyak 10 orang setiap sesinya dengan jarak waktu 15 menit.

“Untuk mengikuti imbauan pemerintah maka setiap sesi hanya dibatasi 10 orang. Mereka dijemput dan diantar pulang dengan ojek online,” kata Rurubua.

Mirip Rurubua, Ketua DPRD Aaltje Dondokambey menggelar reses dengan menghadirkan 10 warga setiap sesinya.

Reses yang dilaksanakan di Lingkungan I Tikala Baru ini, Dondokambey mengajak warga untuk selalu mematuhi imbauan pemerintah dengan menjaga jarak, rajin cuci tangan dan menggunakan masker bila hendak keluar rumah.

“DPRD tetap konsisten dengan menyerap asipirasi dan membantu semua warga Manado. Warga juga harus tetap mematuhi imbauan pemerintah,” tukasnya.

Politisi PDIP Jonas Makawata menggelar reses di Lingkungan 2 Kelurahan Singkil.

Reses yang digelar dengan dua tahapan ini, Makawata membagikan sembako, makanan dus dan kue yang bisa digunakan warga muslim untuk berbuka puasa.

“Saya mengundang 5 warga bergantian datang dengan jarak 15 menit. Mereka mengambil sembako, makanan dus dan kue dan langsung pulang, tidak lagi kumpul-kumpul,” kata Makawata.

Dari Dapil Malalayang, dua legislator menggelar reses ditempat berbeda.

Ketua Wakil DPRD, Noortje Van Bonne menyerap aspirasi warga di Kelurahan Winangun I Malalayang.

Aspirasi warga dituliskan dalam  selembar kertas dan kemudian akan dibahas di paripurna.

“Jadi untuk menjaga jarak, warga menulis aspirasi mereka di kertas lalu dikumpulkan,” jelas Ketua DPD Demokrat Kota Manado.

Sementara itu, Christi Masengi menggelar reses di Kelurahan Batu Kota, Kecamatan Malalayang.

Untuk menerapkan Social Distancing, Masengi hanya mengundang 25 orang dari utusan masing-masing lingkungan.

“Semua aspirasi saya tampung dan akan dibahas di dewan. Saya harap warga tetap membantu pemerintah untuk memutus rantai penyebaran Corona dengan mengikuti semua imbauan,” sebut politisi muda PDIP ini.

Penulis : Emmanuel Athlon

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed