oleh

Penyaluran Sembako Lambat, Pemkot Tidak Cerdas

Penyaluran bantuan sosial terdampak Covid19 telah dilakukan Pemerintah Kota Manado sejak Jumat (24/4/2020).

Namun tiga hari berselang, penyaluran yang dilakukan petugas Dinas Sosial dibantu lurah dan kepala lingkungan belum juga selesai.

Ribuan masyarakat yang menunggu harus menelan pil pahit karena sistem penyalurannya dilakukan bergilir di tiap-tiap kecamatan.

Bahkan Kepala Dinas Sosial Kota Manado, Sammy Kaawoan meminta masyarakat menunggu hingga sembako datang.

“Saya minta masyarakat untuk bersabar, kami akan berusaha untuk melakukan pembagian secepat mungkin,” kata Kaawoan.

Ditambahkannya, pembagian akan digilir per kecamatan yang dimulai Malalayang, ini dilakukan untuk mengatur administrasi pertanggungjawaban nanti.

“Pendistribusian masih di Malalayang dan masyarakat yang lain dimohon untuk menunggu, karena harus bergilir untuk proses administrasinya,” paparnya.

Cara penyaluran yang dilakukan Dinas Sosial dikritik keras oleh masyarakat Kota Manado karena tidak efektif dan tidak efisien, mengingat masyarakat saat ini dalam kondisi urgen menerima bantuan.

Robert Katiandagho, warga Kecamatan Mapanget mengatakan dia bersama keluarga lainnya harus menanggung kekecewaan akibat bantuan tak kunjung datang.

“Katanya pembagian sudah dari hari Jumat, kenapa hingga hari Minggu belum juga ada tanda-tanda pembagian,” kata warga yang berprofesi sebagai ojek online.

Dia menuturkan, hari Sabtu kemarin dirinya bahkan tidak menarik penumpang karena menunggu dirumah, karena harus diterima langsung.

“Seharian saya tidak kerja. Menunggu pembagian sembako yang tidak datang. Saya sangat kecewa dengan sistem penyaluran yang diterapkan Pemkot,” tambahnya dengan nada kecewa.

Sistem penyaluran ini juga ditanggapi oleh salah satu anggota ormas pemuda Kota Manado, Fahmi Kangiden.

Menurutnya, sistem penyaluran yang dikatakan Kepala Dinas Sosial adalah sistem zaman dulu, zaman dimana akses sangat sulit.

“Wow , katanya cerdas kok Kadisnya masih pakai sistem jadul?,” kata Kangiden.

Menurutnya, seperti arahan walikota dimana bantuan diserahkan kepada lurah dan dilanjutkan kepada kepala lingkungan, dan langsung dibagikan di lingkungan masing-masing.

“Pakailah cara yang cerdas, kalau sudah di masing-masing kelurahan, Pala langsung antar ke rumah warga. Tidak harus menunggu kecamatan yang lain, kasihan masyarakat harus menunggu lebih lama,” terangnya.

Dia berharap pemnyaluran bisa segera selesai pada hari ini.

“Semoga penyaluran bisa selesai hari Minggu ini,” tandasnya.

Penulis : Emmanuel Athlon

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed