oleh

Bank: ASN Tetap Harus Bayar Cicilan!

Harapan ribuan aparatur Sipil Negara (ASN) di empat Kabupaten/Kota yang ingin mendapat keringanan cicilan di Bank Sulut Gorontalo (BSG) akhirnya pupus.

Bank milik pemerintah daerah ini menolak pengajuan keringanan cicilan yang diajukan oleh empat kepala daerah di Sulawsi Utara.

Alhasil, ASN diharuskan tetap membayar cicilan mereka disaat pandemi virus Corona sedang merajalela.

Manajemen Bank SulutGo secara tegas menolak keringanan cicilan tiga bulan bagi ASN.

Direktur Utama bank SulutGo, Jefry Dendeng mengatakan perihal permohonan yang diajukan empat kepala daerah, tidak bisa dijalankan oleh Bank SulutGo.

“Karena berbagai petimbangan maka permohonan ini tidak bisa kami penuhi,” kata Dendeng.

Alasannya, bila Bank SulutGo mengabulkan permohonan keringanan angsuran selama tiga bulan, maka bank dipatikan akan mengalami kerugian besar hingga mancapai ratusan miliar rupiah.

“Kami telah lakukan simulasi, apabila ASN yang berjumlah ribuan ini tidak melakukan pembayaran selama 3 bulan, maka bank akan rugi miliaran rupiah,” ujarnya.

Ditambahkannya, akibat kerugian ini Bank SulutGo bisa mengalami likuidasi, karena saat ini dana pemerintah daerah di Bank SulutGo sebesar 25 persen dan dana masyarakat sebesar 75 persen.

“Ini sangat riskan, karena disaat merugi banyak masyarakat akan menarik dananya dari Bank SulutGo, dan bisa terjadi likuidasi,” terang dia.

Penolakan keringanan cicilan ditanggapi oleh legislator Kota Manado, Sony Lela.

Menurutnya, Apa yang disampaikan oleh direksi BSG adalah hal yang tidak berpihak kepada masyarakat Sulut.

“Coba bayangkan, selama bertahun-tahun mereka mendapat keuntungan besar dari bunga yang dicicil oleh ASN. Namun saat ini mereka malah tidak mau membantu ASN padahal permohonan keringanan hanya 3 bulan,” kata Lela.

Ditambahkannya, manajemen BSG sudah merasa nyaman dengan bunga yang disetorkan oleh ribuan ASN, padalah mereka lupa bahwa mereka bisa bekembang dari dana tersebut.

“Kan sudah merasa nyaman, tidak mau membantu yang lagi susah,” tambahnya.

Warga Kota Manado, Iwan Moniaga menyebut apabila pihak manajemen Bank SulutGo menolak pengajuan tersebut harus secara resmi dan tertulis.

“Harus dibalas dong suratnya, kan itu pemohonan secara tertulis. Jangan hanya bersuara di media online apalagi di media sosial,” sebutnya.

Diketahui, empat kepala dearah yakni, Bupati Minahasa, Bupati Minahasa Utara, Bupati Minahasa Selatan dan Walikota Manado, telah bersurat ke Bank SulutGo untuk meminta keringanan cicilan bagi ASN.

Penulis : Emmanuel Athlon

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed