oleh

Bandara Ditutup, Puluhan Pekerja Terkurung

Pemerintah pusat mengambil tindakan tegas dengan menutup semua akses transportasi komersil baik dalam negeri maupun mancanegara.

Bandara Sam Ratulangi Manado juga telah mengeluarkan pemberitahuan penghentian sementara layanan penerbangan komersil ke semua daerah tujuan.

General Manager Bandara Sam Ratulangi, Minggus Gandeguai mengatakan penutupan ini sesuai dengan instruksi Presiden, untuk menekan penyebaran Covid19 jelang hari raya Idul Fitri.

“Kami telah mendapat suratnya dan mulai 25 April 2020, Bandara ditutup sementara khususnya untuk melayani penerbangan komersil,” kata Minggu, Jumat (24/4/2020) saat memantau penerbangan terakhir pada malam hari.

Walau ditutup, namun Bandara Sam Ratulangi tetap akan dibuka untuk transportasi logistik baik masuk dan keluar dari Manado.

“Sesuai edaran Kemenhub layanan logistik, penerbangan darurat dan penerbangan atas izin pemerintah tetap dibuka,” katanya lagi.

Dibagian lain, dengan ditutupnya penerbangan komersil mengakibatkan puluhan pekerja luar Sulawesi Utara tidak bisa pulang ke daerah mereka masing-masing.

“Saya rencana pulang pada tanggal 3 Mei 2020, setelah semua perkerjaan di Manado beres,” kata Eha Madona, salah satu dari puluhan karyawan swasta yang harus mengubur impiannya melakukan Idul Fitri bersama keluarga.

Kepada Manadopedia.com, Madona Mengungkapkan bahwa dirinya sudah menjadwalkan pulang pada pertengahan bulan ini, namun karena tempat kerjanya harus ditutup, dan sebagai atasan dia harus merampungkan kerjanya sebelum pulang.

“Sedih sih, karena ini pertama kali merayakan Idul Fitri jauh dengan keluarga,” ungkapnya.

Walau harus merayakan tidak pulang, dirinya tetap bersyukur dia dan keluarganya dalam keadaan baik-baik.

“Walau tidak pulang saya tetap bersyukur karena keluarga di Jakarta juga dalam keadaan baik-baik,” pungkas dia.

Diketahui, surat edaran yang dikeluarkan Kementrian Perhubungan menyebut bahwa penutupan ini dilakukan mulai 25 April hingga 31 Mei 2020.

Kemenhub juga mengimbau kepada masyarakat yang telah terlanjur membeli tiket pesawat, agar menghubungi maskapai masing-masing untuk melakukan proses refund atau reschedule.

Berikut daftar bandara yang ditutup Sementara :

PT Angkasa Pura I :

1.      Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali

2.      Bandara Juanda Surabaya

3.      Bandara Sultan Hasanuddin Makassar

4.      Bandara Sam Ratulangi Manado

5.      Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang

6.      Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan

7.      Bandara El Tari Kupang

8.      Bandara Pattimura Ambon

9.      Bandara Adi Soemarmo Solo

10.    Bandara Internasional Yogyakarta

11.    Bandara Frans Kaisiepo Biak

12.    Bandara Internasional Lombok

13.    Bandara Sentani Jayapura

14.    Bandara Adi Sutjipto Yogyakarta

15.    Bandara Syamsudin Noor Banjarmasin

PT Angkasa Pura II :

1.      Bandara Soekarno-Hatta Tangerang

2.      Bandara Halim Perdanakusuma Jakarta

3.      Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang

4.      Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru

5.      Bandara Kualanamu Deli Serdang

6.      Bandara Silangit Tapanuli Utara

7.      Bandara Raja Haji Fisabilillah Tanjung Pinang

8.      Bandara Radin Inten II Lampung

9.      Bandara Banyuwangi

10.    Bandara Supadio Pontianak

11.    Bandara Husein Sastranegara Bandung

12.    Bandara Depati Amir Pangkalpinang

13.    Bandara Sultan Thaha Jambi

14.    Bandara HAS Hanandjoeddin Belitung

15.    Bandara Tjilik Riwut Palangkaraya

16.    Bandara Minangkabau Padang

17.    Bandara Fatmawati Soekarno Bengkulu

18.    Bandara Sultan Iskandar Muda Aceh

19.    Bandara Kertajati Majalengka

Penulis : Lala Nvidia

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed