oleh

Cegah Corona, Rektor Unsrat Keluarkan Imbauan Enam Poin

Penyebaran Corona Virus Disease (COVID-19) yang semakin meningkat di belahan dunia, membuat semua negara melakukan pencegahan dengan melarang warganya ke luar negeri.

Rektor Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado, Ellen Kumaat mengeluarkan instruksi melalui surat edaran terkait penyebaran  virus Corona.

Dalam surat edaran yang dikeluarkan Rektor, salah satunya adalah menangguhkan perjalanan mahasiswa dan dosen ke luar negeri.

Prof Ellen juga mengajak sivitas Unsrat yang baru saja pulang dari luar negeri, terutama negara-negara yang terdampak virus Corona untuk segera memeriksakan diri ke rumah sakit Prof Kandou.

Berikut isi surat edaran tersebut :

Sehubungan dengan penyebaran Corona Virus Disease (COVID-19), maka Rektor Universitas Sam Ratulangi mengimbau seluruh sivitas UNSRAT untuk :

1. Menangguhkan perjalanan ke luar negeri terutama ke negara-negara yang terdampak COVID-9 sampai batas waktu yang tidak ditentukan.

2. Sivitas UNSRAT yang baru kembali dari luar negeri (Cina, Korea, Jepang, Singapura, Perancis, Malaysia, Vietnam, Thailand, India, Amerika Serikat, Kanada, Italia, Jerman, Spanyol, Inggris, Iran, Uni Emirat Arab, Bahrain, Kuwait, Belanda, Hongkong, Finlandia, Australia, Srilangka, Nepal dan Taiwan) untuk mewaspadai gejala-gejala COVID-9 dalam diri yang bersangkutan.

Jika dalam waktu 14 hari tersebut mengalami gejala-gejala seperti batuk, pilek, sesak nafas dan demam, segera memeriksakan diri ke rumah sakit rujukan pemerintah (RSUP Prof RD Kandou dan RSUD Sam Ratulangi Tondano) sesuai SK Menteri Kesehatan RI.

3. Menangguhkan pertemuan dengan delegasi dari negara-negara terdampak COVID-9.

4. Melaksanakan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) termasuk lebih sering mencuci tangan dengan sabun/hand rub berbasis alcohol/Hand Sanitizer, dan mengkonsumsi makanan sehat/gizi seimbang dan istirahat yang cukup untuk meningkatkan daya tahan tubuh.

5. Jika tidak mendesak kurangi bepergian ke pusat keramaian/tempat-tempat umum.

6. Secara aktif melakukan kewaspadaan terhadap COVID-9 di unit kerja dengan melakukan :

– Penyebaran informasi tanpa memicu kepanikan.

– Menyediakan fasilitas cuci tangan seperti sabun/hand rub berbasis alcohol/Hand Sanitizer.

– Menginstruksikan kepada petugas cleaning service untuk membersihkan tempat-tempat yang sering dijangkau publik (tombol lift, meja, gagang pintu, dll) dengan menggunakan larutan disinfektan standar WHO yaitu kaporit 0,1 persen. (ads)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed