oleh

Lansia Dapat Tunjangan Rp500 Ribu dari Pemerintah

Pemerintah Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra) menyalurkan dana miliaran rupiah bagi Kaum Lanjut Usia (Lansia).

Dana Bantuan Sosial (Bansos) sebesar Rp3,5 miliar, diambil dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun 2018. Hal ini untuk menunjang kesejahteraan kaum lanjut usia di Mitra.

Kepala Dinas Sosial Minahasa Tenggara, Fenggi Wurangian melalui Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial, Joklin Waas mengatakan, bantuan tersebut merupakan program Pemkab Mitra.

“Ini merupakan penyaluran dana bansos khusus kaum lanjut usia di Mitra. Ini adalah penyaluran tahap kedua. Tahap pertama disalurkan pada tahun lalu,” kata Joklin kepada Manadopedia.com di Ratahan, Jumat (28/12/2018).

Bantuan sosial ini adalah bukti komitmen dari Bupati James Sumendap, kepada kaum lanjut usia untuk meningkatkan kesejahteraan lansia di masa tua mereka.

Untuk tahun ini, bantuan sosial bagi kesejahteraan lansia dianggarkan sebesar Rp500 ribu, dan disalurkan kepada 2.144 kaum lansia di Mitra.

“Untuk tahun ini penyalurannya diberikan kepada 2.144 lebih lansia di Kabupaten Mitra. Mereka yang menerima dana tersebut telah didata oleh Dinas Sosial,” ujar lulusan terbaik Universitas Klabat ini.

Dia menjelaskan, penyaluran dana bansos lansia pada tahun 2018 ini, adalah data yang diambil Dinas Sosial pada tahun 2017 lalu. Seluruh kaum lansia telah berusia minimal 65 tahun.

Menurutnya, dana bantuan sosial ini dikerjakan oleh tiga instansi di Kabupaten Mitra yaitu, Dinas Catatan Sipil, Dinas Sosial seerta Badan Keuangan dan Barang Milik Daerah (BKBMD).

“Jadi bagi yang baru berumur 65 tahun pada tahun ini, belum didata dan belum mendapatkan dana pemerintah. Mereka yang didata pada tahun ini akan menerima ditahun 2019 mendatang,” tambahnya.

Untuk tahun 2018, Joklin membeberkan selain diberikan dana kesejahteraan, kaum lanjut usia juga telah diberikan batuan sosial lain yang telah dilaksanakan.

Bantuan sosial dimaksud adalah bantuan sembako, bantuan alat bantu bagi kaum disabilitas berupa kaki dan tangan palsu, kursi roda dan tongkat, yang diberikan kepada 15 orang lansia.

Selain itu, ada juga bantuan dari dana APBN yaitu sarana perlengkapan kamar bagi 50 orang lanjut usia, serta bantuan bedah rumah yang diberikan kepada 15 orang.

“Selain dana APBD, ada juga dana APBN yang disalurkan melalui dinas kami untuk kaum lanjut usia. Dana bantuan ini semua adalah untuk kesejahteraan orang tua,” pungkas birokrat asal Wawali Ratahan ini.

Penulis : Habel Sirenden

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed