oleh

Catat, ini Syarat Dana Duka Rp7 Juta

Bantuan dana duka yang digulirkan Pemerintah Kabupaten Minahasa Tenggara, pada 2019 nanti akan ada perubahan syarat penerimanya.

Bupati Minahasa Tenggara James Sumendap menegaskan, untuk pencairan dana duka tahun 2019, masyarakat yang berhak menerima dana duka hanyalah mereka yang memilik KTP elektronik Minahasa Tenggara.

James Sumendap menyebut, sesuai dengan petunjuk dari pusat bahwa tahun 2019, semua warga negara Indonesia harus memiliki e-KTP.

“2019 kalau tidak memiliki KTP Elektronik, otomatis Pemkab tidak akan beri bantuan dana duka. Ini sudah menjadi keputusan,” kata Sumendap.

Sumendap mengajak masyarakat Mitra yang belum miliki e-KTP, untuk segera mengurusnya.

“Bukan hanya dana duka, mereka yang tidak miliki e-KTP, tidak bisa menerima semua program pemerintah seperti BPJS Kesehatan dan bantuan lainnya,” beber Sumendap.

Kepala Dinas Disdukcapil Mitra David Lalandos, menyebut, untuk perekaman KTP Elektronik diberikan batas hingga 31 Desember 2018.

“Warga Mitra yang belum lakukan perekaman e-KTP harus segera lakukan. Batasnya hingga 31 Desember, karena tahun 2019 tidak ada lagi perekaman,” kata Lalandos.

Lalandos mengatakan, dari data Disdukcapil Mitra, masih ada 2000 warga Mitra yang belum melakukan perekaman e-KTP.

Diketahui, mulai tahun 2019 pemerintah tidak lagi menerima perekaman KTP Elektronik. Dan semua data base masyarakat Indonesia sudah terekam melalui e-KTP.

Pemerintah telah menetapkan peraturan, dimana setiap warga negara yang akan mengurus administrasi, baik perbankan dan sosial harus miliki e-KTP.

Kadis Dukcapil-KB Sulut, Bahagia Mokoagouw mengungkapkan,  bila seorang warga tidak memiliki e-KTP, akan sulit sekali mendapatkan bantuan dari pemerintah.

“Apa yang ditegaskan Bupati Mitra sangat masuk akal, saya kira masyarakat harus secepatnya melakukan perekaman, bila tidak pemerintah tidak akan beri bantuan sosial,” kata Bahagia.

Diketahui, saat ini Kabupaten Minahasa Tenggara memberikan bantuan sosial berupa dana duka sebesar Rp7 juta rupiah untuk warga yang berduka.

Ini menjadikan Mitra sebagai kabupaten pemiliki bantuan  dana duka terbesar di Sulut. Jumlah ini sangat jauh bila dibandingkan dengan Manado (Rp.2 juta) dan Kabupaten Minahasa (Rp.2,5 juta)

“Kami sebagai warga Mitra sangat bersyukur Pemkab mau memberikan dana duka sebesar begitu, itu bisa mengurangi beban keluarga yang berduka ,” kata Lorens warga Belang.

Namun  dia menyayangkan masih banyak warga Mitra yang belum memiliki e-KTP. Karena itu sangat rugi bila tidak miliki KTP Elektronik.

Penulis : Dax Timpal

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed