oleh

Olly Bagikan 515 Sertifikat HGU di Mitra

Gubernur Sulawesi Utara, Olly Dondokambey bersama Dirjen Penataan Agraria RI, membagikan ratusan sertifikat tanah di Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra), Sulawesi Utara Senin (29/10/2018).

Mereka berkunjung ke Desa Mangkit, Kecamatan Ratatotok, untuk membagikan ratusan sertipikat tanah TOL (Bekas tanah hak erfpacht dan swapraja) Bekas HGU (Hak Guna Usaha) Tahun Anggaran 2018.

Dalam kesempatan itu, Gubernur Olly menyerahkan 515 Sertifikat tanah kepada masyarakat. Gubernur optimis Sektor pertanian akan terus berkembang.

Menurut gubernur, sektor pertanian merupakan prioritas utama sebagai salah satu program unggulan, seperti yang tertuang dalam Sapta Cita pembangunan daerah Sulut.

Dimana salah satu poin Sapta Cita adalah mewujudkan kemandirian ekonomi, dengan perkuat sektor pertanian.

“Saat ini kita semua harus meningkatkan produktivitas rakyat, serta daya saing produk pertanian di pasar internasional. Dengan demikian kemandirian ekonomi dengan cara penggerakkan sektor strategis ekonomi domestik,” kata Olly di Desa Mangkit.

Dalam kesempatan itu, Gubernur Olly mengatakan rasa bangganya sekaligus optimismenya akan pembangunan sektor pertanian di Sulut.

“Pencapaian kita dalam pembangunan sektor pertanian di Sulut telah memberikan hasil positif yang sangat signifikan,” tegas Olly.

Diapun menambahkan, pemberian sertipikat TOL bekas HGU ini merupakan bentuk dukungan Pemerintah, dalam upaya pengembangan sektor pertanian di daerah Minahasa Tenggara.

Dirjen Penataan Agraria, Muhamad Ikhsan, mengapresiasi kinerja Pemprov Sulut dalam revorma agraria. Ikhsan berharap, masyarakat di Mitra dapat memanfaatkan kegunaan tanah ini dalam memenuhi kebutuhan pangan.

Selain itu bisa juga dijadikan bahan baku industri dan perluasan lapangan kerja, sehingga bisa meningkatkan pendapatan nasional.

“Apresiasi dan kebanggaan kami kepada pemerintah Sulut, sebagai daerah pertama yang menyerahkan revorma agraria. Ini  sesuai dengan program pemerintah,” jelas Ikhsan.

Menurutnya, nantinya tanah eks HGU ini bisa senantiasa dimanfaatkan, sebagai olahan tanah pertanian yang produktif bagi masyarakat.

“Ini kiranya memberikan dampak positif yang signifikan terhadap pertumbuhan perekonomian masyarakat, dan mendorong pembangunan daerah khususnya di Mitra,” ajaknya.

Dirjen Penataan Agraria juga menyampaikan bebrapa poin penting Menko Perekonomian, dimana target pemerintah terkait, rencana pembangunan nasional yang senantiasa dikawal oleh pemerintah daerah.

Penulis : Dax Timpal

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed