oleh

Bupati ini Masih Dendam dengan Kotak Kosong

Perayaan Peringatan HUT RI ke-73 di Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra), dilaksanakan di Lapangan Ompi Ratahan, dipimpin langsung oleh Bupati James Sumendap.

Jalannya upacara peringatan kemerdekaan ini berjalan penuh khidmat. Upacara ini diikuti oleh seluruh ASN di Pemerintah Mitra, Anggota DPRD, anak sekolah hingga tamu undangan.

Dalam pidatonya, Bupati Minahasa Tenggara James Sumendap menyampaikan apresiasi tinggi terhadap seluruh masyarakat Mitra yang bisa menjaga keamanan hingga berakhirnya pesta demokrasi.

“Saya sampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada masyarakat yang bisa menciptakan pemilu aman. Juga KPU Mitra dan Panwas yang sukses menggelar pemilukada sehingga berakhir dengan sukses,” kata Sumendap.

Lebih lanjut James Sumendap juga menyampaikan terima kasih kepada Panwas Mitra yang bisa menangani kasus oknum Kolom Kosong (Koko) hingga masuk penjara.

“Penghargaan ini juga saya sampaikan kepada Panwas Pilkada Mitra, yang bisa menangkap oknum Koko sehingga bisa diproses sampai masuk penjara,” ucap Sumendap yang disambut tepuk tangan.

Sumendap menegaskan Koko adalah perusak generasi bangsa yang hanya mementingkan diri sendiri.

“Koko adalah perusak bangsa dan juga perusak generasi kita. Sudah 73 Tahun Indonesia merdeka, tapi mereka berkorban demi kepentingan pribadi dan golongan yang hanya sesaat,” ujar Sumendap.

Pidato James Sumendap yang dinilai menyinggung kubu kotak kosong mendapat tanggapan beragam dari warga Mitra.

Jamal Hidayat, salah seorang pendukung koko mengatakan, sebagai seorang pemimpin daerah seharusnya Sumendap tidak harus menyinggung hal-hal yang sudah lewat.

Menurutnya, kotak kosong merupakan bagian dari berdemokrasi yang diatur dalam undang-undang. Tidak seharusnya pimpinan daerah seperti Sumendap menurut Hidayat, dendam dengan kotak kosong.

Dia menambahkan oknum yang bermasalah dengan hukum tidak bisa di-generalisir sama seperti semua pendukung kotak kosong. Dirinya juga mengaku memang pada saat Pemilukada mendukung koko, tapi bukan berarti mereka tidak mendukung pemerintahan untuk kemajuan Mitra.

“Pemilukada sudah lewat, Bapak James Sumendap sudah menjadi pemenang. Walaupun dulu berbeda pendapat tapi sekarang kami tetap mendukung setiap kebijakan Pemerintah Mitra untuk kesejahteraan warga,” kata Hidayat.

Penulis : Habel Sirenden

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed