oleh

Wow, Tiga Pejabat Mitra Tolak Foto Bersama Bupati

Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) dilaksanakan oleh Pemerintah Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra) di halaman Kantor Bupati, Rabu (2/4/18).

Peringatan Hardiknas yang dilanjutkan dengan apel perdana Aparatur Sipil Negara (ASN) Bulan Mei dipimpin langsung oleh Plt Bupati Mitra, Ronald Kandoli.

Peringatan Hardiknas Kabupaten Minahasa Tenggara itu dihadiri sejumlah siswa SD dan SMP tampak berjalan lancar dan khidmat.

Namun, ‘drama’ yang terjadi usai upacara tersebut kini menjadi bahan pembicaraan hangat di daerah yang akan melaksanakan pemilihan bupati tersebut.

Usai pelaksanaan upacara bendera Hardiknas, panitia pelaksana mengundang Plt Bupati Ronald Kandoli melakukan foto bersama jajaran Pemkab Mitra.

Saat itu terlihat Bupati Kandoli, Sekda Robby Ngongoloy, Asissten I Ch. Mamahit bersama seluruh pejabat di lingkungan Pemkab Mitra tampak akrab ketika melakukan pengambilan gambar.

Yang jadi pembicaraan adalah sikap ‘pembangkangan’ yang diperlihatkan tiga pejabat ketika tidak mengindahkan permintaan panitia.

Kepala Sat Pol PP Mitra Jani Rolos, Camat Touluaan dan Camat Touluaan Selatan tampak jelas mengabaikan permintaan panitia dan hanya duduk bercengkrama di kursinya.

Sontak saja mereka menjadi buah bibir ASN yang berada di sekitar lokasi upacara. Mereka menganggap hal tersebut menjadi preseden buruk dan menjadi contoh tidak baik melawan perintah atasan.

Spekulasi muncul, ketiganya takut dianggap dekat dengan Plt Bupati Mitra, Ronald Kandoli jelang Pilkada Mitra 2018.

“Aduh, kelihatan sekali mereka tidak menghormati Plt bupati,” kata seorang ASN.

Para ASN yakin ketiga pejabat tersebut takut melakukan foto bersama dengan Bupati Ronald Kandoli karena akan dicap sebagai pendukung kotak kosong.

“Mungkin mereka takut berfoto bersama dengan bupati, karena nanti dibilang akan mendukung kotak kosong,” tambah mereka.

Kepala Sat Pol PP Mitra Jani Rolos kepada media menjelaskan saat akan dipanggil foto bersama dirinya sementara melakukan koordinasi dengan dua camat tersebut untuk pekerjaan penting.

“Saat dipanggil foto bersama saya sedang sharing hal penting dengan camat,” katanya.

Dia menambahkan, sesi foto bersama Plt bupati bersama bukan hal yang penting, apalagi dirinya berada di bagian belakang dan sedang membahas sesuatu.

Baca juga: Dukung Kotak Kosong, Plt Bupati ini Dipecat

Baca juga: Kader PDIP Saling Serang Gara-Gara Kotak Kosong

Baca juga: Pendukung Sumendap Diduga Membelot Dukung Kotak Kosong

Baca juga: Awas, Indikasi Kecurangan Kalahkan Kotak Kosong Libatkan Panwas

Diketahui, Kabupaten Minahasa Tenggara akan melaksanakan Pilkada pada 27 juni 2018.

Pasangan calon James Sumendap – Joke Legi menjadi calon tunggal yang akan menghadapi kotak kosong.

Jemes Sumendap diketahui merupakan bupati petahana. Dalam pemilihan lima tahun lalu, Sumendap berpasangan dengan Ronald Kandoli yang kini menjadi Plt Bupati Mitra.

Kandoli dan beberapa tokoh dari sejumlah partai terindikasi tidak mendukung pasangan Sumendap-Legi dan mengalihkan dukungan kepada kotak kosong.

Beberapa anggota partai bahkan sudah dipecat akibat langkah politiknya tersebut.

Teranyar, Kandoli dan beberapa anggota PDIP yang notabene satu partai dengan James Sumendap telah menjalani proses pemecatan dari partai.

Penulis : Habel Sirenden

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed