oleh

Komunitas KITA GRAB Tuai Pujian Pengunjung Pantai

Komunitas Driver Ojek Online (Ojol) KITAGRAB Manado melakukan aksi simpatik Minggu (4/1/2018) yang menuai pujian sejumlah warga.

KITAGRAB Manado melaksanakan kegiatan aksi peduli lingkungan dengan membersihkan pesisir pantai dari sampah dan kotoran. Komunitas yang beranggotakan ratusan pengemudi Grab ini melaksanakan kegiatan dengan membersihkan pesisir pantai Pulisan Minahasa Utara dari sampah-sampah organik.

Ketua KITAGRAB, Fahmi Kangiden kepada Manadopedia.com mengatakan, aksi peduli lingkungan ini dilakukan untuk melepas penat mereka setelah seminggu bekerja mengantar setiap penumpang.

Menurutnya, anggota komunitas KITAGRAB harus memiliki jiwa sosial yang tinggi. Ditambahkannya juga, hal serupa akan terus dilaksanakan secara kontinu dilaksanakan oleh anggota komunitas Driver Ojek Online (Ojol) KITAGRAB Manado.

“Kepenatan setelah melaksanakan aktivitas seminggu membuat kita butuh refreshing. Salah satunya dengan melaksanakan bersih-bersih pantai Pulisan Dua,” ujar lelaki jago beladiri ini.

Kangiden mengatakan bahwa dirinya bersama teman-teman anggota KITAGRAB sangat prihatin dengan kondisi pantai yang indah ini karena sudah banyak sampah yang betebaran namun tidak dibersihkan.

“Ini adalah pantai wisata, tiap hari libur banyak warga yang datang berkunjung, kami berharap hal yang dilakukan kami ini bisa memberi dampak positif akan meningkatnya jumlah pengunjung di Pantai Pulisan ini,” ujarnya.

Dari pantauan Manadopedia.com terlihat ratusan anggota KITAGRAB lengkap dengan atributnya bersama-sama menyusuri pantai untuk memungut sampah plastik yang bertaburan.

Aksi dari ratusan driver grab ini menyita perhatian warga yang ada datang dilokasi tesebut. Mereka mengabil gambar kegiatan ini dan menguploadnya di media sosial.

Para pengujung pantai yang sedang menikmati hari liburnya, memberikan apresiasi kepada para pengemudi online ini.

“Bukan hanya bisa mengantar penumpang, ternyata mereka pecinta lingkungan yang  membantu pemerintah dalam hal kebersihan,” kata Mariana Lasut.

Dikatakannya, berharap ini bisa menjadi perhatian pemerintah Minahasa Utara untuk bisa berinisiatif menurunkan ASN untuk dapat melakukan aksi peduli lingkungan seperti yang dilakukan oleh komunitas KITAGRAB.

“Hal ini patut diberi dua jempol, semoga ada juga komunitas-komunitas lainnya yang bisa melakukan hal yang sama dengan membantu membersihkan pantai dari sampah-sampah organik, Apalagi pantai di Minut ini masuk dalam renana Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata di Sulut,” kata ibu muda ini.

Kepala Hubungan Masyarakat KITAGRAB Manado,  Aan Moduto sangat berterima kasih atas apresiasi dan perhatian yang ditunjukan warga yang datang berlibur.

“Kami lakukan ini akrena kami ingin pantai-pantai yang indah ini bebas sampah apalagi sampah warga,” ujarnya.

Penulis : Lala Nvidia

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed