oleh

CPNS Kemenkumham Sulut Terima SK

21 Januari 2018, sebanyak 257 Aparatur Sipil Negara (ASN) di Lingkungan Kemenkuham Wilayah Sulawesi Utara akhirnya menerima SK Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS).

SK CPNS tersebut diserahkan langsung oleh Wakil Gubernur Sulawesi Utara, Steven Kandouw.

Surat Keputusan CPNS ini diberikan setelah selama tujuh tahun Pemprov Sulut tidak melaksanakan penerimaan CPNS. SK ini diberikan kepada CPNS yang dinyatakan lulus tes pada medio 2017 lalu.

Wagub Kandouw memberi apresiasi kepada Kemenkuham Wilayah Sulawesi Utara yang lebih mengutamakan penerimaan dari wilayah Sulut.

Dari 257 CPNS yang diterima 90 persennya didominasi oleh lulusan lokal dari Sulut.

Dalam kurun waktu tujuh tahun ini, Pemprov Sulut menerima ASN dari jalur Institut Pendidikan Dalam Negeri (IPDN).

Hal ini beralasan karena untuk jalur umum belum ada penunjukan penerimaan dari Kementerian Dalam Negeri.

“Pemberian SK CPNS pertama setelah tujuh tahun lamanya. Jadi selama ini Pemprov hanya menerima ASN dari jalur IPDN,” kata Kandouw.

Untuk diketahui ini merupakan SK CPNS jadi belum murni seratus persen menjadi ASN. Masih butuh waktu setahun lagi untuk benar-benar menjadi ASN.

“Adik-adik harus berbangga karena untuk menjadi ASN sangat susah karena harus bersaing dengan ribuan pelamar lainnya. Kalian harus menunjukan integritas dalam melayani masyarakat, karena kalian adalah orang-orang terbaik yang direkrut,” ujarnya.

Setelah menerima SK CPNS seluruh ASN ini akan ditempatkan pada lingkungan kementerian Hukum dan HAM yang tersebar di wilayah Sulut.

“Tunjukkanlah dedikasi, loyalitas dan pengorbanan dalam melayani masyarakat. Bila ada yang ditempatkan di perbatasan, bekerjalah dengan baik dan jangan minta dimutasi,” imbuhnya.

Senada dengan Kandouw, Kepala BKN Regional XI, English Nainggolan mengingatkan bahwa mereka yang diterima adalah yang terbaik dan mereka semua adalah lulusan murni tanpa unsur KKN.

“Kami sangat selektif dalam melakukan seleksi CPNS Kemenkuham Wilayah Sulawesi Utara, oleh karena itu mereka yang diterima adalah yang terbaik karena ini semua tidak ada unsur KKN atau titipan pejabat,” tutur Nainggolan.

Sementara itu, Kepala Kemenkuham Wilayah Sulawesi Utara, Pondang Tambunan menjelaskan bahwa mereka yang sudah menerima SK CPNS memerlukan waktu satu tahun kerja untuk benar-benar menjadi PNS. dan kemudian akan disebarkan ke semua unit kerja Kemenkuham di Sulut.

Penulis : Lala Nvidia

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed