oleh

Sah, Sulut Resmi Miliki 9 Pahlawan Nasional Indonesia

Presiden Joko Widodo menganugerahkan gelar Pahlawan Nasional Indonesia kepada tokoh asal Sulawesi Utara Alexander Andries Maramis.

Alexander Andries Maramis dikenal sebagai tim perumus Pancasila. Dia dikenal sebagai tokoh yang mengusulkan hilangnya beberapa kata dalam sila pertama dari Piagam Jakarta.

Baca juga: AA Maramis, Tokoh Perumus Pancasila dan Pencetak Uang RI

Selain itu, Maramis merupakan Menteri Keuangan yang mempersiapkan terbitnya uang resmi pertama Indonesia. Tandatangan Maramis bahkan tertera dalam 15 edisi Oeang Republik Indonesia (ORI).

Bersama Sjarifudin Prawiranegara, AA Maramis dipercaya Soekarno-Hatta untuk membentuk pemerintahan darurat ketika terjadi agresi Militer Belanda. Saat itu, Soekarno-Hatta ditangkap di Jogjakarta dan diasingkan ke Pulau Bangka.




Maramis bersama lima tokoh lain menjadi Pahlawan Nasional Indonesia pada tahun 2019. Lima tokoh tersebut adalah Abdoel Kahar Moezakir dan Dr Sardjito, keduanya asal Jogjakarta. Selanjutnya adaKH Masjkur asal Jatim, Ruhana Kuddus dari Sumatera Barat dan Sultan HM Saidi dari Sulawesi Tenggara.   

AA Maramis bersama AK Moezakir dan KH Masjkur merupakan tiga anggota PPKI/BPUPKI terakhir yang belum dianugerahi gelar Pahlawan Nasional Indonesia.

Baca juga: 8 Pahlawan Nasional Asal Sulawesi Utara

Dengan gelar untuk AA Maramis, kini Sulawesi Utara resmi memiliki sembilan Pahlawan Nasional Indonesia. Mereka adalah Sam Ratulangi (1961), Arie Lasut (1961), Maria Walanda Maramis (1961), Piere Tendean (1965) dan Robert Wolter Monginsidi (1973).

Selanjutnya ada John Lie (2009), Babe Palar (2009), Bernard Lapian (2015) dan AA Maramis (2019).

Uniknya, satu nama dari daftar pahlawan Nasional Indonesia asal Sulut juga bermarga Maramis. AA Maramis merupakan keponakan dari Maria Walanda Maramis, pejuang wanita yang mengangkat harkat dan martabat wanita Sulawesi Utara.




Sebenarnya, ada juga beberapa tokoh asal Sulawesi Utara yang layak disematkan gelar pahlawan. Mereka berkontribusi langsung atas perjuangan kemerdekaan Indonesia. Sebut saja Bataha Santiago, Daan Mogot, Mendur Brothers, Arnold Mononutu, Johanna Tumbuan, Alex Kawilarang dan beberapa tokoh lain.

Pada tahun 2019 ini, sebanyak 20 tokoh yang disulkan menjadi pahlawan nasional Indonesia oleh Kementerian Sosial. Selanjutnya nama-nama tersebut dibahas Tim Peneliti, Pengkaji Gelar Pusat (TP2GP).

Penulis: Efge Tangkudung



Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed