oleh

Paruntu Batal Menteri karena KPK dan Olly?

Hari ini Presiden Indonesia Joko Widodo memanggil sejumlah tokoh ke Istana Presiden.

Sejumlah tokoh yang dipanggil sejak pagi sudah merapat ke Istana, salah satu yang hadir adalah Bupati Minahasa Selatan (Minsel), Tetty Paruntu.

Srikandi Golkar itu tampil ayu dan cantik dengan mengenakan setelan kemeja putih, yang dipadukan dengan celana panjang hitam dan sepatu hak hitam.

Kehadiran Ketua DPD Golkar Sulut ini, sempat menjadi pusat perhatian pejabat di lingkungan istana, hingga media yang meliput di Istana.

Maklum, selama ini nama Tetty tidak pernah disebut-sebut oleh petinggi Golkar,  sebagai salah satu kandidat calon menteri yang diusulkan partai berlambang pohon beringin.

Sempat masuk ke dalam Istana Negara, Tetty Paruntu bertemu dengan Ketua Umum Golkar, Airlangga Hartarto.

Namun, Tetty dilaporkan tidak sempat bertemu langsung dengan Presiden Joko Widodo.




Deputi Protokol Pers dan Media Sekretariat Presiden, Bey Machmudin menegaskan, Tetty tidak masuk dalam undangan khusus Presiden Jokowi.

“Bupati Tetty Paruntu tidak diundang oleh Pak Jokowi. Beliau adalah salah satu tokoh yang diusulkan oleh Partai Golkar untuk posisi menteri,” kata Machmudin kepada media.

Ditambahkannya, Tetty juga tidak bertemu langsung dengan Presiden maka dipastikan Tetty tak ditunjuk menjadi menteri.

“Dia tidak jadi bertemu dengan Pak Jokowi, hanya dengan Pak Airlangga. Berarti tidak menjadi menteri,” tambahnya.

Bupati Minahasa Selatan dua periode ini, memang dikenal sangat dekat dengan pengurus pusat DPP partai Golkar.




Kehadiran Tetty di Istana menjadi bahan pembicaraan di Minahasa Selatan.

Andre Tampi, salah satu Tenaga Harian Lepas (THL) di Pemkab Minsel, mengaku sangat senang apabila Bupati Tetty Paruntu menjabat sebagai menteri.

“Saya tadi nonton di televisi Ibu Tetty masuk ke dalam istana. Saya berharap dia bisa diangkat menjadi menteri,” katanya kepada Manadopedia.com, Senin (21/10/2019).

Harapan yang sama juga diutarakan oleh Ibu Dina Langi. Warga Amurang ini juga berharap Bupati Tetty bisa menjadi menteri.

“Saya juga tadi lihat kalau Ibu Bupati ada pake baju putih masuk ke dalam istana. Saya senang bila menjadi menteri untuk bantu Bapak Jokowi,” kata Ibu Lina yang sehari-harinya menjual kue di pasar Amurang.

Kehadiran Bupati Tetty Paruntu ke Istana juga diikuti oleh beberapa tokoh nasional lainnya.

Mereka yang hadir diantaranya, Mahfud MD, Ketum Golkar Airlangga Hartarto, Eric Tohir, Pratikno, Nico Harjanto.

Ada juga founder Gojek Nadiem Makarim, Fadjroel Rachman dan mantan CEO Net TV, Wishnutama.

Hingga malam ini, Gubernur Sulawesi Utara, Olly Dondokambey belum tampak hadir di Istana Negara. Olly disebut-sebut akan menjadi salah satu menteri yang diusulkan PDIP dan menduduki menteri BUMN.

Ketua Umum Golkar, Airlangga Hartarto ketika ditanya wartawan enggan menjelaskan rinci alasan batalnya Paruntu bertemu Jokowi.

Baca juga:  KPK Bidik Kasus Korupsi Minsel

Baca juga: Ruangan Bupati Cantik Asal Golkar Digeledah Tim Kejaksaan

Namun, santer terdengar nama Paruntu terpental karena pernah terkait kasus Korupsi. Jubir KPK Febri Diansyah menanggapi soal hebohnya Paruntu ke istana.

“Yang bersangkutan pernah diperiksa sebagai saksi di penyidikan dan persidangan,” kata Febri.

Paruntu pernah diperiksa atas dugaan gratifikasi ke mantan anggota Komisi VI DPR RI, Bowo Sidik.Gratifikasi ini terkait revitalisasi empat pasar di Minahasa Selatan dengan anggaran 6 Miliar per pasar.

Paruntu kepada wartawan mengaku sudah menjelaskan tudingan terkait masalah hukum tersebut di depan Mensesneg, Pratikno.

“Saya diundang pak Pratikno, dan menjelaskan semuanya termasuk dugaan gratifikasi dan Mutasi ASN,” katanya.

Hal lainnya yang mungkin membuat Tetty tergusur adalah makin kencangnya Olly Dondokambey masuk ke kabinet Jokowi. Dengan masuknya Olly, itu berarti sudah ada perwakilan Sulawesi Utara di kabinet.

Dengan perbandingan luas wilayah dan penduduk, sulit untuk Sulut mengirimkan lebih dari satu perwakilannya. Hal ini tentunya bisa menjadi kecemburuan daerah lain yang juga memiliki andil yang sama atas kemenangan Jokowi.

Penulis : Emmanuel Athlon



Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed