oleh

Jelita Cerdas nan Belia itu Bernama Hillary Lasut

Jutaan pasang mata rakyat Indonesia tertuju pada Pelantikan Anggota MPR/DPR/DPD masa bakti 2019-2024.

Sudah pasti banyak yang bertanya, siapa sosok wanita muda berusia 23 tahun yang memimpin sidang paripurna pelantikan dan memegang palu sidang.

Kurang lebih satu jam saat pelantikan, sosok muda nan cantik ini langsung menjadi trending topic di media sosial nasional.

Bagi warga di Bumi Nyiur Melambai sosok ini mungkin tak asing. Dialah anak sang Bupati Talaud terpilih 2019-2024, Elly Engelbert Lasut, Hillary Brigita Lasut.

Pamor wanita muda lulusan S2 Washington Law University ini bahkan melejit melebihi legislator Sulut lainnya.

Peraih 70.345 suara pada pileg lalu, Hillary Lasut melenggang mulus bersama 5 legislator asal Sulut ke Senayan.

Mengenyam pendidikan S1 dan S2 di bidang hukum, membuat Hillary Lasut didapuk oleh Partai Nasdem untuk duduk di komisi III yang membidangi hukum, HAM, dan keamanan.




Penunjukan ini tentunya menjadi kepercayaan yang harus ditunjukkan Hilarry Lasut saat menjadi perpanjangan tangan jutaan warga Sulut di Senayan.

Kepada media, anak semata wayang Elly Lasut dan Telly Tjanggulung ini menyebut banyak orang yang masih ragu atas kemampuan dirinya.

“Saya jujur memang banyak yang ragu atas kemampuan saya, karena tidak mudah menjadi wakil rakyat yang mewakili perempuan dan mewakili kaum milenial di Senayan. Apalagi saya dibesarkan di daerah pinggiran Indonesia, di daerah perbatasan indonesia di Sulawesi Utara,” katanya sebelum pelantikan, Selasa (1/10/2019).

Dalam 100 hari pertama sejak dilantik, Hillary ingin mendengarkan masukan dan hal-hal yang menghambat dunia pendidikan.

“Secara pribadi saya ingin mengajak stakeholder pendidkan di Sulawesi Utara dan Indonesia, untuk membahas kepentingan pendidikan baik di dapil dan nasional supaya nanti bisa berjalan sesuai harapan rakyat,” tambah Bendahara DPW Garda Pemuda Nasdem Sulut.

Dirinya juga mengajak mahasiswa yang melakukan demo penolakan pembahasan undang-undang KUHP, untuk duduk bersama dalam mencari jalan keluar terbaik.

“Saya ingin teman-teman mahasiswa datang dan kita membahas apa yang menjadi keinginan mahasiswa. Demonstrasi di jalan bukanlah jalan keluar yang baik dalam berpolitik,” pungkas mantan Ketua OSIS SMAN 1 Manado.

Penulis : Emmanuel Athlon



Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed