oleh

Miras Anggota DPRD Disita, Pemilik: Banyak Polisi Beli di Sini

Polda Sulut melalui Direktorat Reserse Narkoba, kembali menyita minuman beralkohol impor yang diduga tidak memiliki izin jual.

Ratusan minuman bermerk dari luar negeri diamankan dari Twelve Wine & Liguor Cafe, yang terletak di Jalan Kembang, Sario Kota Baru Manado, Sulawesi Utara, Jumat (20/09/2019).

Polisi yang datang ke lokasi langsung melakukan pemeriksanaan dokumen-dokumen, terkait pembelian dan penjualan minuman keras.

Setelah melakukan pemeriksaan terkait kelengkapan dokumen, polisi tidak menemukan adanya izin penjualan minuman keras yang dimiliki Twelve Wine & Liguor Café.

Kasubdit III AKBP Deifen Welang, yang memimpin pemeriksaan langsung memerintahkan menyita semua minuman tak berizin.

Semua minuman yang dipajang langsung diturunkan dan dimasukkan kedalam dus untuk disita. Proses penyitaan sempat mendapat perlawanan dari Christy Masengi anak pemilik café.




Menurut Christy yang juga adalah anggota DPRD Kota Manado, proses penyitaan yang dilakukan Polda Sulut tidak beralasan.

“Minuman yang kami jual semuanya legal. Ini minuman asli bukan kw alias ecek-ecek. Banyak juga polisi yang datang beli disini. Izinnya masih dalam proses pengurusan,” kata Chirsty kepada media usai kejadian.

Direktur Narkoba Polda Sulut, Kombes Pol Eko Wagitanto menyebut, penyitaan ini dilakukan karena ada indikasi penjualan dilakukan tanpa izin dan ketentuan yang berlaku.

Dikatakannya, setelah melakukan penyitaan, Polda akan meminta persetujuan pengadilan, dan akan diproses sesuai dengan hukum yang berlaku.

“Dalam dua hari kami akan meminta persetujuan pengadilan. Lalu akan diproses sesuai hukum yang berlaku. Semua saksi-saksi akan kita panggil dan hadirkan. Kemudian kasus akan dilimpahkan ke kejaksaan,” tambah dia.

Pengungkapan penjualan minuman beralkohol tak berizin terus dilakukan Polda Sulut dengan menggandeng Bea Cukai.

Sebelumnya, penyitaan minuman beralkohol tanpa izin juga dilakukan Bea Cukai di Altitude Café, kawasan Megamas Manado.

Petugas Bea Cukai menemukan ribuan minuman beralkohol berbagai merk yang diimpor dari luar negeri. Minuman tersebut tidak memiliki bea cukai dan izin yang berlaku.

Setelah melakukan pengembangan kasus tersebut, akhirnya pemilik Altitude Café, AL alias Lim ditahan oleh petugas Bea dan Cukai, di Rutan Malendeng.

Penulis : Habel Sirenden



Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 comment

News Feed