oleh

Bandara Sam Ratulangi Musnahkan 250 Liter Cap Tikus

PT Angkasa Pura I kembali menggelar pemusnahan barang-barang yang dilarang saat penerbangan (prohibited items), Jumat (20/9/2019) di area Bandara Sam Ratulangi Manado.

Barang-barang yang dimusnahkan antara lain, 250 liter minuman keras cap tikus, 3 dus korek api, 3 dus benda tajam, 117 unit power bank dan 6 buah aerosol.

GM Bandara Sam Ratulangi, Minggus Gandeguai mengatakan, barang-barang prohibited items yang dimusnahkan adalah sitaan yang dilakukan petugas selang periode Juni hingga September 2019.

Pemusnahan ini juga dilakukan sesuai dengan UU No. 1 tahun 2009, tentang Penerbangan. PM 80 tahun 2017, tentang Program Keamanan Penerbangan Nasional dan Peraturan Dirjen Perhubungan Udara No: Skep 2765/XII/2010 tentang Tata Cara Pemeriksaan Keamanan Penumpang, Personel Pesawat Udara dan Orang Perseorangan yang Diangkut dengan Pesawat Udara.

“Jadi barang-barang yang kami musnahkan hari ini adalah sitaan selang waktu Juni sampai September. Ini dilakukan juga sesuai dengan Undang-undang dan peraturan yang berlaku di setiap bandara di Indonesia,” katanya.




Minggus juga memberi apresiasi tinggi kepada semua pihak, yang membantu dalam memberi sosialisasi mengenai barang-barang apa saja yang tidak boleh dibawa ketika melakukan penerbangan.

“Terima kasih kepada semua pihak yang sudah membantu kami dalam mensosialisikan setiap item yang dilarang di pesawat. Terutama Powerbank dan miras jenis Cap Tikus,” ujar dia.

Ditambahkan Putra Papua ini, Bandara Sam Ratulangi akan terus melakukan perbaikan-perbaikan dari sisi pelayanan dan service kepada penumpang. Terutama mengecek barang bawaan penumpang yang tidak diperbolehkan.

Diketahui, Bandara Sam Ratulangi barusa mendapat  Airport Customer Experience Accreditation Program, dari Lembaga kebandarudaraan prestisius dunia yang berkantor di Montreal, Kanada.

“Penghargaan ini menjadi komitmen kita dalam meningkatkan level of service kita. Akreditasi ini juga menunjukkan pelayanan kita semakin baik, dan bisa disejajarkan dengan bandara kelas dunia lainnya,” pungkasnya.

10 bandara Angkasa Pura I yang berhasil memperoleh akreditasi yaitu :

  1. Bandara I Gusti Ngurah Rai (Bali)
  2. Bandara Juanda (Surabaya)
  3. Bandara Sultan Hasanuddin (Makassar)
  4. Bandara SAMS Sepinggan (Balikpapan)
  5. Bandara Jenderal Ahmad Yani (Semarang)
  6. Bandara Sam Ratulangi (Manado)
  7. Bandara El Tari (Kupang)
  8. Bandara Pattimura (Ambon)
  9. Bandara Adi Soemarmo (Solo)
  10. Bandara Internasional Lombok (Praya)

Penulis : Lala Nvidia



Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed