oleh

Pebalap Sulut Tampil Gemilang di Banten

Tim Motorcross PON asal Sulawesi Utara menuai hasil positif dalam babak Pra-Kualifikasi PON, yang digelar di Sirkuit Tembong di Curug, Kota Serang, Banten 14-15 September 2019.

Enam pebalap yang dibawa semuanya berhasil menembus PON 2020 di Provinsi Papua. Mereka adalah Fernando Tulandi, Angga Sompie, Breifel Wales, Ziro Kanal, Oklay Rondonuwu dan Gideon Alow.

Hasil yang sangat menggembirakan ini menunjukkan komitmen IMI Sulut dalam membina atlet-atlet muda berkualitas khususnya cabang motorcross.

“Ini merupakan hasil kerja keras kita semua. Baik pengurus IMI maupun klub-klub motorcross yang ada di Sulut,” kata Sekretaris IMI Sulut, Christian Egam.

Menurutnya, jam terbang pebalap juga menjadi penentu kesuksesan ini. Dengan banyak mengikuti kejuaraan, pebalap bisa mengukur tingkat kemampuannya pada setiap iven.

“Saya pribadi bangga dengan hasil ini. Banyaknya iven grasstrack di Sulut sungguh memberikan hasil yang sangat positif,” ujar pengurus IMI paling senior ini.

Setelah lolos PON 2020 papua, Egam enggan berkomentar tentang target di PON. Dia hanya berharap pebalap-pebalap muda ini, bisa memberikan semua kemampuan yang dimiliki.

“Belum ada target untuk PON. Namun kami optimis bisa memberikan medali bagi kontingen Sulut,” tambahnya.





Pada Pra-Kualifikasi PON kali ini tim THL Ratatotok Mitra, berhasil mengirimkan tiga croser andalan mereka yakni,  Oklay Rondonuwu, Vernando Tulandi dan Siro Kanal. Dengan hasil ini, Tim Sulut dipastikan akan mengikuti semua kelas yang diperlombakan di PON Papua.

Kelas MX 125 cc:

  1. Siro Kanal (MX 125cc perorangan)
  2. Gideon Alouw (MX 125cc grup)
  3. Okley Rondonuwu (MX 125cc grup)

Kelas MX 250 cc:

  1. Breifel Wales (MX 250cc perorangan)
  2. Vernando Tulandi (MX 250cc beregu)
  3. Angga Sompie (MX 250cc beregu)

Berikut Hasil Pra-Kualifikasi PON Papua, kelas 125cc U-17:

  1. Ananda Rigi Aditya (Jawa Timur)
  2. Jepri Bule (Banten)
  3. Siro Kanal (Sulawesi Utara)
  4. I Putu Joshua (DKI Jakarta)
  5. Dzaif Arkhan Madani (Jawa Tengah)
  6. Vigit Dwi Saputra (Sumatera Barat)
  7. Alief Fahreza Bulank (Kalimantan Timur)
  8. Galang Fernando (Sumatera Selatan)
  9. I Kadek Krosiawan (Papua Barat)
  10. Winer Adi Surya Widodo (Papua)
  11. Aldi Robidin (Jawa Barat)

Penulis : Emmanuel Athlon



Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed