oleh

Anak Bupati Ancam Bongkar Bangunan Pemkab Minut

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Minahasa Utara (Minut), sepakat menolak membayar lahan perkantoran Pemkab Minut yang saat ini jadi polemik.

Ketua DPRD Minut, Berty Kapojos tetap menolak pengajuan pembayaran lahan oleh Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Pemkab Minut.

Menurut kapojos, sesuai data dan bukti yang dimiliki Banggar DPRD, lahan seluas 35 Hektare (Ha) telah lunas dibayarkan.

“Banggar telah memiliki bukti-bukti, dimana lahan yang diusulkan itu sudah dibayarkan dan kini telah menjadi aset Pemkab Minut,” katanya.

Salah satu ahli waris pemilik lahan Daniel  Rumumpe mengatakan, pihaknya hingga kini memang belum menerima pembayaran lahan dari pemkab Minut.

Dia juga mengungkapkan, dia bersama kakaknya Shintia Rumumpe tidak pernah menerima pembayaran ganti rugi. Oleh sebab itu mereka berhak membongkar babngunan yang lahan berdiri diatas lahan tersebut.

“Catat yah, saya dan kakak saya sebagai pemilik lahan belum menerima pembayaran dari Pemkab Minut. Jadi sebagai pemilik lahan, kami bisa saja membongkar bangunan. karena itu hak kami,” ancam Daniel yang adalah anak dari Bupati Vonny Panambunan.




Terkait adanya foto kwitansi penjualan yang beredar, politisi Nasdem yang juga sebagai pemilik lahan menyebut, mereka tidak pernah memberi kuasa kepada Frangky Lumanauw sebagai penjual dan penerima dana.

“Kami tidak memberi surat kuasa kepada Frangky Lumanauw sebagai penjual, dank arena hingga kini belum ada pembayaran, maka kami menuntut agar pembayaran harus segera dilakukan sesuaid engan perintah pengadilan,” katanya.

Daniel juga menjelaskan, lahan yang belum dibayarkan adalah diluar lahan yang telah dihibahkan ke Pemkab Minut.

Lahan yang dimaksud adalah lahan yang saat ini berdiri Rumah Dinas Bupati dan Wakil Bupati, kantor Dinas Pariwisata, Kantor Dinas Sosial dan kantor Dinas Kesehatan.

“Kami hanya meminta pembayaran diatas lahan yang tidak dihibahkan yang saat ini berdiri beberapa kantor dan rumah dinas bupati dan wakil bupati,” jelasnya.

Penulis : Habel Sirenden



Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed