oleh

Wow, Joppy Lengkong Beber Perlakuan Kejam Panambunan

Wakil Bupati Minahasa Utara, Joppy Lengkong blak-blakan buka suara soal kekejaman Bupati Vonny Panambunan. Dia juga curhat soal apa yang dialaminya selama menjabat.

Sejak dilantik bersama Bupati Vonny Anneke Panambunan (VAP) pada 17 Februari 2016 di Graha Gubernuran Sulut, Wakil Bupati Joppy Lengkong ternyata mendapat banyak perlakuan kurang manusiawi.




Ketika ditemui awak media, Joppy Lengkong mengaku sudah dua tahun diabaikan oleh Bupati VAP. Mirisnya, semua fasilitas dan haknya sebagai orang nomor dua di Minut juga ditarik.

“Memang benar. Bahkan staf honor yang bertugas disini tidak dibayar. Tunjangan pengawal pribadi (Walpri) juga tidak ada, dia hanya mendapat gaji dari institusinya yaitu kepolisian,” aku mantan Kadis Kehutanan Minut ini, Selasa (6/8/2019).

Saat ini Joppy Lengkong tidak lagi berkantor di ruangan Wakil Bupati yang terletak di lantai dua gedung utama Kantor Bupati, dirinya kini menggunakan ruang PKK yang tidak layak.

Lengkong mengaku tidak lagi menerima Anggaran Perjalanan Dinas atau SPPD. Juga tidak didampingi Kasubag Tata Usaha Pimpinan (TUP), yang bertugas untuk mengurus kebutuhan Wakil Bupati.

“Sudah tidak ada lagi Kasubag TUP yang biasa berada di ruangan ini. Kasubag TUP yang dulunya di sini sudah dirolling dan tidak ada penggantinya,” jelasnya.

Ditambahkannya, dirinya sudah lama tidak pernah lagi dilibatkan dalam semua kegiatan pemerintahan di Minut.

Mandat yang harusnya diberikan kepada Wabup ketika Bupati keluar daerah, seperti memimpin apel, memimpin rapat sudah dicabut. Kewenangan ini dan diberikan kepada Sekretais Daerah, Jemmy Kuhu.

“Ya, begitulah. Semuanya kini diserahkan kepada Pak Sekda,” katanya.

Walau demikian, Joppy Lengkong mengaku tetap bersyukur atas apa yang dialaminya.

“Saya masih tetap dicintai masyarakat Minut. Saya masih sering mendapat undangan untuk menghadiri kegiatan di masyarakat. Saya akan tetap melayani sampai tugas saya sebagai Wakil Bupati Minut selesai,” tambahnya lagi.




Masyarakat Minahasa Utara kaget dengan apa yang dialami oleh Wakil Bupati mereka. Robert Luntungan, Warga Airmadidi mengaku kaget dan tidak menyangka atas apa yang menimpa Wakil Bupati mereka.

“Saya tidak menyangka Ibu Bupati sekejam itu. Mereka adalah paket pilihan saya ketika Pilkada 2016 lalu. Saya ikut sedih bila Bupati VAP tega melakukan hal yang sangat memalukan tersebut,” katanya ketika ditemui di Pasar Airmadidi, Rabu (7/8/2019).

Baca juga: Keretakan Bupati-Wakil Bupati Minut Makin Terlihat

Baca juga: Rolling Pejabat, Perjelas Keretakan Bupati-Wabup Ini?

Diapun berharap, walau kedua top eksekutif tersebut tidak lagi akur, hak mereka harus tetap diberikan hingga akhir tugas.

“Walau tidak kompak, saya berharap Bupati mau kembalikan semua hak yang harus dimiliki oleh Wakil Bupati,” pintanya.

Penulis : Habel Sirenden

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

2 comments

News Feed