oleh

Dicari, Pelaku Tabrak Lari Depan Mantos

Kepolisian Resort Kota (Polresta) Manado masih mencari pelaku tabrak lari yang terjadi di depan Manado Town Square (Mantos) Minggu (28/07/2019) subuh.

Peristiwa tabrak lari itu mengakibatkan Jemry Monintja (48) warga Malalayang, Kota Manado meninggal dunia.

Dari informasi yang dihimpun manadopedia, pelaku saat itu melaju kencang dari arah Malalayang menuju pusat kota. Sementara, korban menyeberang jalan hendak menuju kendaraannya.

Pelaku yang tak dapat mengendalikan mobilnya, tak melihat korban sedang menyeberang jalan. Alhasil mobil pelaku menghantam tubuh korban dengan kecepatan tinggi. Dari TKP, tampak korban terpental sejauh sekitar 10 meter.

Pelaku yang tidak bertanggung jawab langsung tancap gas meninggalkan korban yang terkapar meregang nyawa. Warga sekitar yang melihat kejadian itu langsung coba memberikan pertolongan. Nahas, korban meninggal dunia tak berapa lama selang kejadian tersebut.

Video korban yang terkapar juga sempat viral di media sosial. Banyak warganet yang mengutuk pelaku yang tidak bertanggung jawab. Mereka mendesak pihak kepolisian untuk segera menemukan pelaku untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Pihak kepolisian lewat Kepala Satuan Lalu Lintas (Kalantas) Polresta Manado, AKP Risno Luas membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya polisi berjanji akan bekerja keras untuk menemukan pelaku yang menabrak pejalan kaki tersebut.



Dia berharap pelaku segera menyerahkan diri untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Hukuman untuk pelaku tabrak lari dipastikan akan lebih berat jika tidak menyerahkan diri.

“Kami masih mencari bukti-bukti untuk menemukan pelaku. Polisi akan memeriksa CCTV yang berada di sekitar lokasi,” katanya kepada media.

Ditambahkannya, olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) sudah dilakukan polisi untuk mengungkap penyebab terjadinya kecelakaan.

“TKP sudah diperiksa. Kami tunggu hasil rekaman CCTV untuk mengungkap pelaku tabrak lari,” tambahnya.

Diketahui, lokasi kejadian kecelakaan tabrak lari tersebut memang sangat rawan bila malam hari. Jalan yang lurus dan sepi membuat setiap pengendara yang melintas, memacu kendaraannya di atas kecepatan normal.

Baca juga: Rayakan Kelulusan, Irene Tewas Kecelakaan

Selang tahun 2019 ini, sudah terjadi beberapa kecelakaan yang terjadi di lokasi tersebut, hingga tabrak lari yang memakan korban.

Pemerintah Kota Manado juga sudah memasang CCTV di beberapa ruas jalan. Hal ini untuk memantau kemacetan, aks tindak kriminal termasuk kecelakaan lalu lintas.

Penulis : Emmanuel Athlon

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed