oleh

Video Surat Suara Malaysia Banyak Kejanggalan, Ulah Siapa?  

Publik dikejutkan dengan dua video yang beredar soal pencoblosan surat suara untuk Pilpres 2019 di Malaysia.

Dalam video tersebut, terlihat ada belasan kantong berisi surat suara yang sudah tercoblos untuk pasangan 01. Terungkap ada puluhan ribu surat suara dalam ruangan tersebut.

Komisioner KPU RI, Hasyim Asyari sudah berkomentar soal ini. Menurutnya ada beberapa kejanggalan yang ditemukan. Kata Hasyim, tak semestinya surat suara berada di kantong. Sesuai SOP, surat suara yang belum dicoblos ada di kotak yang masih disegel.

Bukan hanya itu, KPU mempertanyakan bebasnya akses banyak orang dalam ruangan tanpa pengawalan petugas dan CCTV.

Kejanggalan lain juga mulai terungkap oleh publik soal respon pelaku ketika ‘tertangkap basah’.  Bukannya panik, pelaku justru santai dan terus melakukan aktivitas ilegalnya. Uniknya, pelaku bukan ditangkap malah dibiarkan pulang.

Pihak KPU, Bawaslu, POLRI bekerjasama dengan Kepolisian Malaysia masih mengusut kasus tersebut. Akan ada keterangan resmi dari pihak berkompeten soal kasus ini.

Namun, melihat jarak hari ke waktu pemilihan yang semakin dekat, publik menduga hal ini adalah sebuah rekayasa. Lagi-lagi soal mendelegitimasi penyelenggara Pemilu dan pemerintah.

Video ini jelas ingin memberikan persepsi publik atau penggiringan opini, jika pasangan 01 melakukan kecurangan sistematis, masif dan terstruktur.

Upaya mendelegitimasi KPU-Bawaslu serta menjatuhkan wibawa pemerintah memang bukan baru kali ini terjadi.

Awal tahun 2019, isu puluhan juta surat suara tercoblos di kontainer, sudah begitu meresahkan publik. Belum lagi soal kebohongan Ratna Sarumpaet tentang penganiayaan. Ada juga isu KPU menyeting server untuk kemenangan pasangan 01.

Ditambah beberapa isu lain yang sangat cepat beredar, ada benang merah yang bisa ditarik. Tujuannya ingin mengesankan pemerintah melakukan intervensi dan kecurangan dalam Pilpres ini. Itu semua dikesankan untuk meraih kemenangan Jokowi-Ma’ruf Amin.

Baca juga: Kejam, Deretan Prestasi Jokowi Justru Dibalas Fitnah

Namun, publik kini mulai kritis membaca kejadian janggal yang terjadi, apalagi jelang hari pencoblosan. Berbagai upaya untuk menyerang pasangan 01, justru bisa terbaca dilakukan pihak yang paling berkepentingan.

Siapa mereka? Biar publik yang menjawab usai cermat melihat menggunakan logika dan afeksi. KPU, Bawaslu dan Polisi tentunya akan segera memberikan penjelasan resmi soal kejadian tersebut.

Jangan sampai menepuk air di dulang, justru terpercik muka sendiri.

Penulis: Efge Tangkudung

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed