oleh

Olly Sampaikan Pesan Presiden untuk Sulut, ini Isinya

Kunjungan kerja Presiden Joko Widodo ke Provinsi Sulawesi Utara diapresiasi oleh Gubernur Olly Dondokambey.

Apresiasi ini disampaikan Olly ketika memimpin Rapat Evaluasi kunjungan tersebut, yang dilaksanakan di Kantor Gubernur Sulut, Senin (1/4/2019).

Sambutan luar biasa dari warga Sulawesi Utara, menjadi bukti bahwa Presiden Jokowi sangat dicintai warga di Bumi Nyiur Melambai.

“Saya ucapkan terima kasih kepada semua pihak, baik pemerintah dan masyarakat yang sudah memberikan sambutan yang baik, ketika Bapak Jokowi datang ke Manado,” kata Olly didepan Forkopimda dan undangan yang hadir dalam rapat evaluasi kemarin.

Olly menjelaskan, kehadiran Presiden ke Manado dalam rangka tugas negara, oleh karena itu dirinya selalu mendampingi Jokowi.

“Sebagai Gubernur, saya selalu mendapingi beliau ketika berada di Sulut. Pak Jokowi juga menitipkan salam bagi masyarakat Sulut yang telah menyambut kedatangannya disini,” ujar Olly.

Terima kasih juga disampaikan Gubernur Olly kepada aparat TNI/Polri, yang sudah bekerja sama dalam menjaga keamanan selama Presiden berada di Sulut.

Selama berada di Sulut, Olly menyebut Presiden Jokowi merasa sangat senang dan puas akan antusias dari warga sulut, yang dengan senang dan sabar datang menyambut kedatangannya.

“Presiden titip salam kepada kita semua, semua masyarakat Sulut, Jokowi berharap kita terus menjaga kebersamaan dan kerukunan di Sulut,” beber Olly.

Dalam kunjungan kerja di Sulut, selain melaksanakan tatap muka bersama pemerintah dan masyarakat Sulut, Presiden juga meresmikan beberapa proyek.

Beberapa proyek strategis nasional yang diresmikan dari Sulut diantaranya, Kawasan ekonomi Khusus (KEK) Morotai Provinsi Maluku Utara, KEK Maloy Batuta Trans Kalimantan, KEK Bitung di Sulawesi Utara, Rumah Susun (Rusun) IAIN Kota Manado dan Rusun Mahasiswa UKI di Tomohon.

“Ada beberapa proyek yang peresmiannya dilakukan serentak di Sulut, dan itu sudah dilaksanakan oleh Presiden Jokowi,” jelasnya.

Diketahui, KEK Bitung telah diresmikan Presiden Jokowi, dan kegiatan utama yang dilakukan di KEK Bitung adalah industri pengolahan kelapa, perikanan, industri farmasi dan logistik.

KEK Bitung dibangun seluas 534 hektare, dan menghadirkan investasi Rp35,2 triliun, dan menyerap 34.710 tenaga kerja baru. KEK Bitung diprediksi mampu meningkatkan perekonomian nasional sebesar Rp92,1 triliun pada tahun 2025.

Penulis : Emmanuel Athlon

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

2 comments

News Feed